Cabuli 4 Bocah, Seorang Kakek Ditangkap Satreskrim Polres Tanjung Perak

  • Whatsapp

Surabaya, Media www.rajawalisiber.com – Seorang kakek berusia 56 tahun ditangkap Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya setelah mencabuli empat anak di bawah umur.

Kakek itu bernama Ismawan (56), seorang penjaga makam di Krembangan, Surabaya ditangkap karena mencabuli 4 anak. Polisi menduga motif tersangka karena mempunyai kelainan orientasi seks.

“Motifnya ada dugaan kecenderungan ke sana (pedofilia),” ujar Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, Jumat (10/7/2020).

Kapolres juga menjelaskan, terungkapnya kasus ini bermula dari laporan beberapa orangtua jika anaknya telah menjadi korban pencabulan.

Dari laporan itulah, Tim Resmob Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap Ismawan.

“Jadi para orangtua korban ini curiga karena perubahan perilaku anaknya. Terus ada pengakuan kalau beberapa korban ketakutan ketika melihat tersangka,” tuturnya.

“Korbannya ada empat anak yang terdiri dari dua anak laki-laki dan dua perempuan. Namun kami tidak percaya begitu saja. Kasus ini masih akan kami kembangkan. Sebab bisa jadi ada korban lainnya,” tambahnya.

Kapolres menyebut bahwa perbuatan tersangka itu dilakukan di sebuah gubuk di belakang wisata kuliner di kawasan Krembangan. Korbannya adalah tetangga tersangka.

Saat itu masih masa liburan sekolah. Korban diketahui kerap bermain di sekitar tempat kerja tersangka. Terlebih dua anak perempuan yang menjadi korban.

Para korban berusia 5.7, 8, dan 10. Meski tersangka mengaku korbannya hanya 4, namun ada 6 anak lain yang diduga juga menjadi korban. Keenam anak ini sedang ditunggu laporannya.

Tersangka kini, lanjut Kapolres, disangkakan dengan Undang-undang Perlindungan anak pasal 81 dan 82. Adapun ancaman hukumannya maksimal 15 tahun.

“Kami sangkakan dengan Undang-undang Perlindungan anak dengan ancaman penjara 5 tahun dan maksimalnya 15 tahun,” tandasnya. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *