DANRAMIL 0817/08 CERME DUKUNG GIAT PENYULUHAN DB DI DESA NGABETAN

0
41

GRESIK Jawa Timur, Media RAJAWALISIBER- (09/01) – Demam Berdarah (DB) kembali menyerang warga penduduk Desa Ngabetan Kec. Cerme Kab. Gresik. Dimana tercatat dari data yang ada mulai Bulan November 2018 sampai dengan tanggal 08 Januari 2019 ada sekitar 30 orang yang harus manjalani perawata di Rumah Sakit.

Hal tersebut menjadikan perhatian khusus dari pihak Dinas Kesehatan Kab. Gresik yang yang bekerjasama di lapangan dari pihak UPT. Puskesmas Cerme serta Koramil 0817/08 Cerme, yakni dengan mengadakan pencegahan agar tidak berjatuhan korban lebih banyak lagi, maka diadakanlah kegiatan Penyuluhan Kesehatan Deman Berdarah Dengue bertempat di Balai Desa Ngabetan Kec. Cerme, tepatnya pukul 07.00 WIB sampai dengan selesai.

Hadir dalam menyukseskan kegiatan tersebut adalah Danramil 0817/08 Cerme Kapten Inf. Mujianto, dr. Budi Hariyanto dan Ibu Imrohatun M. S.Km dari Puskesmas Cerme, Babinsa Ngabetan Serka Suyatno, Bidan Desa Ngabetan Ibu Rupiah, Perangkat Desa, para Kader Kesehatan Desa Ngabetan, Mahasiswa KKN dan warga masyarakat serta undangan yang ikut hadir kurang lebih 60 orang.

” Perlu diketahui penyakit Demam Berdarah ini diawali dengan gigitan nyamuk Aedes Aegypti yang memaksa 30 orang opname dan 19 orang dinyatakan positif DB dari Desa Ngabetan dan sisanya positif juga dinyatakan positif dari Dusun Sukorejo Desa Ngabetan ” Tegas dr. Budi Hariyanto.

Budi menambahkan bahwa, ” wabah DB ini ada yang menimpa 3 orang dalam 1 keluarga yang mana banyak kejadian tersebut timbul dikarenakan gigitan nyamuk yang menimbulkan panas tinggi diseluruh tubuh dan lemas “.

Ibu Imrohatun M. S.Km juga memberikan informasi bahwa, ” Korban DB ini yang sudah masuk opname ada 30 pasien dan dirawat di RS. Ibnu Sina 2 orang, RS. Asyifah 10 orang, RS. Benowo 3 orang, RS. Semen 2 orang, RS. Denisa 3 orang dan Puskesmas Cerme 10 orang.

Danramil 0817/08 Cerme Kapten Inf Mujianto dalam kegiatan penyuluhan kesehatan tersebut juga menghimbau kepada para warga masyarakat Desa Ngabetan agar tetap waspada dalam pencegahan dini untuk menghindari dampak-dampak yang bisa menimbulkan penyakit Demam Berdarah agar tidak meluas dan bertambah banyak dari jentik-jentik nyamuk Aedes Aegyti yaitu dengan berkoordinasi dengan UPT. Puskesmas Cerme, Muspika, Pemerintahan Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta warga masyarakat terkait untuk segera beramai-ramai dalam hal program 3 M (Membersihkan, Membuang dan Mengubur) semua barang/benda/air yang bisa menjadi media dalam hal berkembangnya jentik/benih nyamuk tersebut. Bahkan bila perlu diadakan penyemprotan nyamuk massal di Desa Ngabetan, tambahnya.

Kegiatan penyuluhan kesehatan tersebut berjalan dengan aman dan lancar serta bisa diterima oleh seluruh warga masyarakat yang hadir. (Pendim 0817).***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here