Ditreskrimum Polda Jatim Ambil Alih Kasus Pencabulan Santriwati Di Jombang

Jombang Jawa Timur, Media RAJAWALISIBER -Kasus dugaan pencabulan gadis bawah umur yang diduga dilakukan MSAT (39) putra kiai terkenal di Jombang, warga Desa Losasi, Kecamatan Ploso, semakin mencuat di permukaan.

Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Kota Santri Lawan Kekerasan Seksual di Jombang, Jawa Timur, berunjuk rasa di depan Markas Polres Jombang, pada Rabu (8/1/2020).

Mereka menuntut MSA yang disangka melakukan pencabulan terhadap santriwati alias Kiai cabuli santriwanti itu segera ditahan, setelah sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Jombang.

Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Pitra Ratulangie mengatakan penanganan kasus dugaan perkosaan & cabul terhadap anak di bawah umur dengan tersangka MSAT oleh Polres Jombang akan di limpahkan penangannya ke Polda Jatim.

Hal ini dikatakan saat melakukan asistensi ke Polres Jombang beserta Tim Wassidik Ditreskrimum Polda Jatim, Rabu (15/01/2020).

“Pelimpahan ini dalam  rangka efektifitas dan efisiensi penanganan perkara guna memberikan kepastian hukum terhadap kasus pencabulan dengan tersangka MSAT yang diduga telah melakukan tindak pidana perkosaan atau pencabulan terhadap anak di bawah umur yang ditangani Sat Reskrim Polres Jombang atas laporan dari korban MN” jelas Kombes Pitra.

Kombes Pitra juga menambahkan proses pelimpahan atas perkara dimaksud tentunya didahului dengan penyelenggaraan Gelar Perkara yang dihadiri oleh beberapa pejabat fungsi terkait sesuai dengan ketentuan Pasal 32 ayat (1) Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana.

Selanjutnya setelah kasus tersebut dilimpahkan ke Polda Jatim maka penanganan lanjutan oleh Penyidik Tindak Pidana Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim akan mengkaji dan mendalami terhadap penanganan kasus tersebut guna memberikan kepastian hukum . ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *