GUNUNG MERAPI MENGINDIKASIKAN VEGETASI YANG TERBAKAR DENGAN TINGGI LETUSAN 6000 M KE BARAT LAUT

0
449

Tinggi kolom letusan 6000 m mengarah ke Barat Laut teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Jrakah.

Grafik Seismik G. Merapi

JOGJAKARTA Jawa Tengah, Media RAJAWALISIBER, Letusan Gunung Merapi kembali terjadi, letusan pada pagi ini (01/06/18) pada jam 08.20 WIB dengan amplitudo maksimum 77 mm dan durasi 2 menit. Tinggi kolom letusan 6000 m mengarah ke Barat Laut teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Jrakah.

Grafik Deformasi

Dilaporakan pada pukul 08.58 WIB seputar Pos PGM Jrakah terjadi hujan abu, pukul 09.02 WIB seputar Pos PGM Selo terjadi hujan abu. Pada awal letusan angin mengarah ke Barat Laut namun pada pukul 08.30 WIB informasi dari BMKG Satklim Jogja angin mengarah ke Barat Daya.

Grafik Geokimia

Dilaporkan dari Pos PGM Jrakah dan Babadan tampak asap putih di area hutan di sektor Barat laut berjarak sekitar 1,5 Km dari puncak, yang kemungkinan mengindikasikan adanya vegetasi yang terbakar.

Kegempaan hari kemarin (31/05/18) terjadi Hembusan 4 kali, VT 5 kali dengan kedalaman dominan dibawah 3 Km dari puncak, Guguran 11 kali dan Tektonik 1 kali. Terjadinya gempa VT ini menjadi indikasi proses magmatis berpengaruh pada letusan pagi ini. Ekstrusi magma ke permukaan masih membutuhkan waktu mengingat diperkirakan posisi magma saat ini masih berada dibawah 3 Km, berdasarkan kedalaman gempa VT yang terjadi.

Data deformasi tidak menunjukkan adanya gejala inflasi atau deflasi yang berarti.

Data geokimia dari pemantauan SO2 di puncak Merapi tidak menunjukkan adanya peningkatan flux.

Kesimpulan:

– Letusan pagi ini dan data pemantauan menunjukkan adanya – peningkatan aktiitas vulkanik Gunung merapi masih tinggi        – sehingga tingkat aktivitas masih ditetapkan pada tingkat WASPADA (Level II).

Radius 3 km dari puncak G. Merapi tidak diperkenankan untuk aktivitas penduduk. Penduduk yang berada di Kawasan Rawan Bencana III untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.
Pemerintah daerah dan masyarakat agar menanggulangi bahaya abu vulkanik yang ditimbulkan dari letusan ini.***

Narasumber

Kepala Badan Geoogi,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here