Jaringan Penjual Materai Palsu Dibongkar Satreskrim Polres Bojonegoro

  • Whatsapp

Bojonegoro, Media www.rajawalisiber.com -Satreskrim Polres Bojonegoro mengamankan enam orang tersangka yang diduga telah melakukan pemalsuan dan daur ulang materai. Dari hasil perbuatan melawan hukum tersebut, tersangka diperkirakan meraup untung sebesar Rp342 juta dari hasil penjualan.

Para pelaku yakni Muhibul Abror (31) warga Kedungrejo Dander dan Muhibudin (44) warga Desa Pasinan Kecamatan Boureno. Lalu Edi Suyono (48) dan Nur Kamim (34) warga Desa Karangdayu. Kemudian Subowo (35) warga Kadungrejo dan seorang warga Kota Semarang, Jateng, Abdul Rosyid (35).

Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan mengatakan, enam pelaku ini merupakan jaringan yang sudah melakukan kegiatan merugikan negara dalam beberapa bulan terakhir. Mereka menjualbelikan meterai palsu dan meterai bekas digunakan.

“Ini ada dua modus ya, menjual meterai palsu dan me-recovery meterai bekas. Dijual pada panitia PTSL yang paling banyak. Dan sudah kami sita semua. Jadi ada kerugian negara dan pelanggaran hukum,” jelas Budi di Mapolres Bojonegoro, Rabu (15/7/2020).

Dari tangan enam tersangka dan para saksi yang menjadi panitia PTSL di beberapa desa, total meterai palsu dan daur ulang yang disita mencapai 59.049 lembar.

Enam tersangka dijerat UU Nomor 13 Tahun 1985 Pasal 13, Pasal 253, 257 dan 260 KUHP. Ancaman hukuman 4 tahun dan 7 tahun penjara.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *