Kejari Aceh Utara Melelang Harta Terpidana Kasus Narkoba Yang Sudah Dirampas Negara

  • Whatsapp

Media www.rajawalisiber.com – Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara akan segera melelang harta benda milik seorang terpidana kasus pencucian uang dari hasil narkoba jenis sabu yang sudah dirampas untuk negara.

Terpidana dalam kasus tersebut adalah Aliun Mursafi alias Yun (38) warga Meunasah Dayah Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, yang juga terpidana dalam kasus sabu-sabu.

Yun divonis dalam kasus pencucian uang tersebut berupa penjara delapan bulan dan denda Rp 2 miliar subsider 6 bulan kurungan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lhoksukon, Aceh Utara pada 9 September 2020.

Selain hukuman tersebut, barang bukti dalam kasus pencucian tersebut berupa sejumlah petak tanah dan uang untuk pembelian mobil serta uang tabungan dirampas untuk negara.

Ini adalah kasus perdana di Aceh Utara yang dilimpahkan Jaksa Agung (Kejagung) RI setelah proses penyidikan yang dilakukan penyidik Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dinyatakan lengkap atau dengan kode P21.

Kasus ini berawal ketika BNN RI, meringkus Aliun pada 11 April 2019 di sebuah hotel mewah di Medan karena ditemukan 10 kilogram sabu dalam mobilnya. Dalam kasus itu, Aliun divonis 19 tahun penjara dan dan denda Rp 1 miliar subsider enam bulan penjara, oleh PN Kisaran pada 30 Oktober 2019.

Bersamaan dengan proses kasus narkoba, BNN juga membidik Aliun dengan pencucian uangdari hasil narkoba.  (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *