Kejari Lubuk Linggau Eksekusi Barang Bukti Uang Tunai Senilai Rp. 882 Juta dari 5 Terpidana Korupsi

  • Whatsapp

Media www.rajawalisiber.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuk Linggau telah melaksanakan Eksekusi Barang Bukti berupa Uang Tunai sebesar Rp.882.786.038,25 dalam Perkara Tindak Pidana Korupsi pada kegiatan Pembangunan Gedung Akademi Komunitas Negeri (AKN) yang pekerjaannya tidak selesai dilaksanakan di Kabupaten Musi Rawas Utara sehingga┬á mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp.7.906.700.874

Hal ini disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Willy Ade Chaidir dalam konferensi persnya, hari ini Rabu (02/09/2020).

Kajari Lubuk Linggau Willy Ade Chaidir mengatakan bahwa ada 5 Terpidana dalam kasus ini yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap berdasarkan Putusan Pengadilan Tipikor di PN. Palembang maupun Putusan Mahkamah Agung RI berdasarkan Pasal 2 ayat (1) Jo. Pasal 18 ayat (1) UU. No. 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dg. UU. No. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dikatakan Kajari bahwa para Terpidana telah dijatuhi hukuman pidana antara lain (adalah) sbb :

  1. Briyo Al Khoir bin Lutfih Ishak Pidana penjara 5 tahun 6 bulan dan Denda Rp.500.000.000 sub. 3 bulan kurungan, Uang Pengganti Rp.1.290.595.808,13 Sub. 2 tahun 6 bulan penjara

 

  1. Muhammad Subhan bin Moh. Arif, SH Pidana penjara 5 Tahun 6 bulan dan Denda Rp.500.000.000 sub. 3 bulan kurungan. Uang Pengganti Rp.1.296.879.444,53 sub. 2 Tahun 6 bulan penjara

 

  1. Ferry Susanto, S.Pd, Pidana penjara 6 Tahun dan Denda Rp.500.000.000 Sub. 3 bulan kurungan. Uang Pengganti Rp.1.473.659.180,63 . sub. 2 Tahun 6 bulan Penjara

 

  1. Fahrurrozi bin Hasanawi, Pidana penjara 6 Tahun dan Denda Rp.500.000.000 Sub 3 bulan kurungan. Uang Pengganti Rp.1.290.595.808,13 sub 2 tahun 6 bulan penjara

 

  1. Firdaus, S.Sos. M.Si Pidana penjara 6 tahun dan denda sebesar Rp.500.000.000 Sub 3 bulan kurungan Uang Pengganti Rp.1.478.942.817,13 Sub 2 tahun 6 bulan penjara

Kajari Lubuk Linggau Willy Ade Chaidir juga menyampaikan dalam waktu dekat akan mengupayakan Penagihan Uang Pengganti kepada masing-masing Terpidana dan tidak menutup kemungkinan untuk mengenakan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *