Kejari Tanggamus Tahan Dua Ketua PPK Pemilu 2019

  • Whatsapp

Tanggamus, Media www.rajawalisiber.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanggamus menahan dua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilihan Umum Legislatif (Pemilu) tahun 2019 atas dugaan pemotongan dana operasional kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) Pemilu 2019. Kedua PPK yang ditahan tersebut yakni PPK Gunung Alip, Belly Afriyansyah dan PPK Limau, Rustam. Kasus ini mulai bergulir sejak tahun 2019 tidak lama setelah gelaran pemilu.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Tanggamus, M. Riska Saputera mengatakan, kedua tersangka langsung dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Kotaagung, Rabu sore, (12/8/2020) untuk 20 hari kedepan. Sebelum dibawa kerutan Kotaagung, kedua tersangka sudah diperiksa oleh tim kesehatan, dan dua kali Rapid Test yang hasilnya non reaktif.

Lebih lanjut M. Riska mengungkapkan, jumlah pemotongan oleh tersangka Belly di KPPS Kecamatan Gunung Alip sebesar Rp95 jutaan dan oleh tersangka Rustam di KPPS Kecamatan Limau hampir Rp80 juta.  “Kerugian tersebut berdasarkan perhitungan oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPKP) Provinsi Lampung,” ujarnya.

Atas perbuatannya tersebut penyidik kejaksaan memprasangkakan keduanya dengan pasal 3 Undang-Undang Tipikor Nomor 31 Tahun 1999 dengan ancamannya maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.(***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *