KEPALA BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA KUNJUNGI LOKASI LONGSOR CISOLOK, DAN MEMINTA MASYARAKAT UNTUK PEDULI  TERHADAP LINGKUNGAN SEKITAR

0
139

Sukabumi (jabar) , Media RAJAWALISIBER- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi (SEKDA) H.Iyos Somantri mengunjungi lokasi Bencana alam tanah longsor di Kampung Cimapag Desa Sinar Resmi kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi. Jum’at (11/1).

Saat tiba di lokasi, kepala BNPB dan Sekda beserta rombongan langsung mengunjungi posko penampungan korban bencana, dan selanjutnya langsung menuju ke lokasi tepat bencana longsor yang terjadi di penghujung akhir tahun (31des 2018 – red)

Letjen Doni Manardo yang baru saja dilantik menjadi kepala BNPB saat mengunjungi lokasi bencana alam tanah longsor di Kec.Cisolok, mengingatkan agar masyarakat tak menanam sayuran di daerah yang miring dan masyarakat harus diberikan pengetahuan mengenai tanaman yang beresiko menimbulkan bencana.

Masih menurutnya, “BNPB saat ini akan terus berupaya dan mencoba untuk melibatkan semua komponen masyarakat, para pakar dan tokoh-tokoh agama untuk bisa memberikan sebuah pemahaman kepada masyarakat agar jangan menanam tanaman yang mengundang resiko bencana longsor” ungkapnya saat memberikan keterangan kepada Pers.

Ia pun berharap agar masyarakat selalu peduli terhadap lingkungan di sekitarnya dan meminta agar masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi masyarakat yang berada di sekitar lokasi rawan terkena bencana tanah longsor, Diakhir wawancara beliau meminta dan mengaharapkan “Agar masyarakat selalu menjaga lingkungan sekitarnya, dan jangan menebang pohon sembarangan,”harap Doni.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H.Iyos Somantri menyampaikan bahwa Pemkab Sukabumi akan terus membantu secara maksimal dan akan menyediakan lahan untuk relokasi pembangunan hunian bagi para korban terdampak bencana.

” kami akan menyediakan lahan untuk relokasi dan inshaallah bantuan untuk pembangunannya nanti dari BNPB dan Kementrian, kita lagi memaping lahan untuk relokasi tersebut tentunya harus clear and clean terbebas dari zona merah” jelasnya.

Sekda pun mengingatkan bahkan menegaskan agar masyarakat untuk terus waspada terhadap kondisi cuaca yang berpotensi terhadap berbagai bencana seperti sekarang ini, karena bencana alam bisa datang secara tiba – tiba, “tegas Iyos.(Ludy)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here