PELAKU PENEMBAKAN KOLONEL CPM DONO KUSPRIANTO SEDANG DIPERIKSA POM TNI

0
211

Jakarta Indonesia, Media RAJAWALISIBER- Pelaku penembakan terhadap Letnan Kolonel (Letkol) Cpm Dono Kusprianto, Serda Jhoni Risdianto, diduga dalam pengaruh alkohol saat melakukan aksinya. Saat ini pelaku telah ditangkap dan sedang diperiksa POM TNI.

“Kemungkinan seperti yang dikatakan Kabid Humas dan Kapendam tadi yang bersangkutan berada di dalam pengaruh alkohol atau minuman keras,” kata Kasubdispenum AU , Letkol Sus M Yuris, di Kodam Jaya, Jakarta Timur, Rabu (26/12/2018).

Dia mengatakan kejadian ini diduga terjadi usai serempetan di jalan dan memicu emosi. Namun, apapun penyebabnya penembakan ini tak bisa dibenarkan.

“Kejadian serempetan di jalan memicu emosi, apapun alasannya tidak bisa dibenarkan,” olehnya.

Yuris juga mengatakan penembak sudah memiliki izin untuk memegang senjata. Surat izin penggunaan senjata juga masih berlaku hingga November 2019 nanti.

“JR (Terduga pelaku) memiliki surat penggunaan senjata yang dikeluarkan pada November 2018 ini dan berlaku sampai November 2019,” ucapnya.***

catatan:

Dari Polda :
Korban sudah dinyatakan meninggal dunia dan sudah di otopsi di rumah sakit Hasil olah tkp, kendaraan dinas TNI ditemukan kelongsong peluru dan cctv, ada foto yang digunakan untuk tanda bukti pelaku dgn ciri ciri seperti yg di duga
Pelaku dr Sat POM TNI AU, Tim gabungan berhasil menangkap pelaku dan sudah diserahkan kepada pihak TNI

Dari Kapendam :
TNI AD dan Kodam Jaya turut berduksa cita telah meninggalnya letkol cpm Dono pukul 22.30 di depan jln raya jatinegara barat dgn menggunakan kendaraan dinas mobil Pelaku penembakan menggunakan motor Korban sempat lari mobil melaju cepat dan terjadi kejar kejaran Kemudian terjadi macet dan motor pelaku sempat terserempet kemudian motor pelaku diparkirkan dan mengejar mobil korban sambil menembakkan 2 peluru di bagian belakang mobil namun korban masih berusaha melarikan diri, kemudian pelaku mengejar mobil korban lagi dan akhirnya korban terkena tembakan di bagian kiri kaca mobil depan
Pemakaman korban akan di laksanakan pada pukul 13.00 di Bogor Dari barang bukti pelaku ditemukan 9 kelongsong peluru pistol, 1 motor B 4619 TSA, 1 tas, 1 hp milik pelaku Pelaku ditangkap pukul 04.00 dini hari tadi oleh tim gab (polda, Pomad, Pomau) Kejadian ini murni criminal karena pelaku mabok,

Kadispen AU:
Rasa belasungkawa AU menanggung semua pemakaman Pimp TNI Au mengaku menyesal dgn kejadian ini Sambil menunggu proses penyidikan, pelaku sudah ditahan da satpom Lanud Halim
Bukti, saksi, sudah mengarah ke pelaku Pelaku sudah mengakui perbuatannya, namun pihak berwajib (TNI) masih menunggu asas praduga tak bersalah sesuai dengan peraturan yg berlaku
Akan dilakukan penyidikan transparan Murni criminal, bukan kejadian yg direncanakan Serda JR memiliki surat ijin menggunakan senjata, dan sudah menjalani tes psikologi untuk layak memegang senjata Pelaku berada didalam pengaruh alcohol Apapun alas an dr pelaku tidak bisa dibenarkan

Pertanyaan dari wartawan :
Pelaku dan korban, tidak pernah berkomunikasi atau berhubungan sebelum kejadian, dan diduga tidak saling mengenal Pelaku sedang diselidiki apa , bagaimana , sedang apa , pada saat kejadian itu terjadi Untuk hukuman : KUHPM Peradilan Militer Pom AU sebagai penyidik Pasal 338 ancaman 15 thn penjara dengan tambahan pecat, ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here