Pembangunan Gedung Kejari Kota Bekasi dimulai, Diresmikan dalam Ground Breaking oleh Kajati Provinsi Jabar

Bekasi Jawa Barat, Media RAJAWALISIBER -Pemasangan Tiang Pancang (Ground Breaking) Pembangunan Gedung Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, secara resmi dilakukan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Jawa Barat, Raja Nafrizal yang berlokasi di Jalan Veteran Nomor 1, Margajaya Bekasi Selatan, Kota Bekasi Jawa Barat pada, Jum’at (13/12/2019) pagi.

[Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi, *Lukman H. Tuasikal* tampak serius mendengarkan pemaparan yang disampaikan Kajati Provinsi Jawa Barat, *Raja Nafrizal* dalam amanat sambutannya saat meresmikan Pemancangan tiang (Ground Breaking) pembangunan Gedung Kejari Kota Bekasi, di Jalan Veteran Nomor 1 RT.02/RW.02, Kelurahan Margajaya Bekasi Selatan, Kota Bekasi Jawa Barat pada, Jum’at pagi (13/12)]
Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Bekasi, Sukarman, S.H., M.H., dan tampak pula mendampingi Kejari, Lukman H. Tuasikal selaku Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kota Bekasi. Tampak pula, Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana mewakili Kapolres Kombes Indarto, dan Dandim 0507/Kota Bekasi, Kolonel Inf. Rama Pratama, Wali Kota Bekasi, Dr. H.Rahmat Effendi didampingi Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, serta Sekretaris Daerah (Sekda), Reny Hendrawaty, Perwakilan DPRD Kota Bekasi, serta Forum Pimpinan Daerah Kota Bekasi.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan do’a yang dipimpin oleh ustadz Lily Ghozali.

Penyampaian atas Laporan tahapan proses pembangunan gedung Kejari Kota Bekasi yang dipaparkan oleh Jumhana Luthfi selaku Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi, yang menjelaskan beberapa hal terkait dengan pembangunan gedung Kejari tersebut.

“Pembangunan gedung Kejari Kota Bekasi berlokasi di Jalan Veteran Nomor 1, RT.02/RW.02 Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi yang dahulunya juga merupakan eks Kantor Kejari. Dengan luas lahan sekitar 3.980 M2, dibangun sebanyak 6 Lantai, serta 4.576 M2 untuk luas bangunannya,” tuturnya.

Sementara untuk gedungnya terdiri dari 6 lantai yang meliputi, lantai dasar; ruang untuk Musholla, ruang Genset, ruang Arsip, ruang Tahanan, ruang Pressroom serta ruang lainnya. Dan dalam proses pembangunan gedung kantor Kejari Kota Bekasi tersebut, pelaksanaan anggaran kegiatan untuk konstruksinya diperkirakan mencapai Rp 33,3 miliar, dengan biaya konsultan supervisi MK sebesar Rp.899,9 juta.

Dilanjutkan kata sambutan Wali Kota Bekasi, Dr. H. Rahmat Effendi yang mengatakan bahwa pada kemarin tepatnya, Rabu 11 Desember 2019, telah juga terlaksana Ground Breaking Gedung Markas Polres Metro Bekasi Kota yang berada di depan Kelurahan Harapan Mulya, kawasan Summarecon Bekasi dan pada hari ini telah dilaksanakan Ground Breaking Gedung Kejaksaan Negeri Kota Bekasi. Sementara ini, Para pegawai Kejari Kota Bekasi telah menempati sementara dalam jalankan tugasnya di gedung Eks Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi yang berdampingan dengan Koramil 01/Kranji, hingga nanti selesai pembangunan kantor barunya.

“Kantor Kejaksaan ini merupakan lambang supremasi hukum yang kewibawaannya harus kita jaga termasuk juga gedungnya yang kita bangun lebih refresentatif. Dan hal ini dalam rangka peningkatan fasilitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga Kota Bekasi,” kata Wali Kota, Dr. Rahmat Effendi.

Selanjutnya amanat melalui kata sambutan juga disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat, Raja Nafrizal yang mengatakan atas nama Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kejaksaan Agung RI mengapresiasi terkait hibah gedung Kota Bekasi. “Hal ini merupakan suatu kerja sama yang hebat, bentuk kepedulian antar Forum Komunikasi Daerah Kota Bekasi, tentunya hubungan baik ini dapat menunjang kinerja dari Kejaksaan dalam penegakan hukum kedepannya,” tutur Kajati, Raja Nafrizal.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkot Bekasi yang telah menyisihkan anggaran daerahnya untuk pembangunan gedung Kejari. selain itu, saya berpesan untuk seluruh pimpinan dan jajaran Kejari Kota Bekasi dengan infrastruktur yang memadai, penegakan hukumnya dan SDM pejabatnya melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, dan juga menjunjung tinggi profesionalitas dalam bekerja,” harap Kajati.

Terkait arahan dari Presiden, bukan saja hanya dilakukan penangkapan, namun aparat penegak hukum dapat memastikan adanya pencegahan, inilah yang terpenting.

“Waktu di Sentul kemarin, Pak Presiden menyampaikan agar aparat hukum bisa melakukan upaya pencegahan, jadi bukan saling berbangga-bangga dalam memasukan orang ke penjara. Adanya upaya pencegahan tentu sangat bisa menghasilkan hasil yang maksimal dalam mencegah terjadinya bentuk dari korupsi itu sendiri,” ujarnya.

Kajati juga menegaskan bahwa, bantuan hibah gedung Kejari Kota Bekasi bukan untuk menyogok Kejaksaan terkait proses hukum yang ditanggani, namun lebih kepada sinergitas antar lembaga penegak hukum dengan instansi pemerintah. Dalam kesempatan ini, Kajati, Raja Nafrizal juga membahas dan memaparkan pemberhentian terkait TPAD.

Seperti diketahui, bahwa Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) dan TP4P (Pusat), telah ditegaskan bahwa Jaksa Agung, ST Burhanuddin sedang melakukan pembersihan di tubuh Korps Adhiyaksa. Dan yang jelas TP4 itu sudah di tutup. Sudah dibubarkan, pembubarannya dilakukan di dalam Rapat Kerja, dan pembubarannya pun telah tandatangani oleh Jaksa Agung RI.

Dan dalam kegiatan ground breaking ini, prasasti pencanangan tiang pancang pembangunan untuk Kantor Kejaksaan Negeri Kota Bekasi telah ditandatangani Kajati Provinsi Jawa Barat bersama Forkopimda Kota Bekasi. Pembangunan gedung Kejari Kota Bekasi ditargetkan selesai 380 hari kalender, hingga akhir Desember 2020 mendatang. AZ/Nafis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *