PEMUSNAHAN BARANG SITAAN NARKOTIKA JENIS SABU DAN PREKUSOR NARKOTIKA, JARINGAN MALASYIA – INDONESIA OLEH BNNP JAWA TIMUR

  • Whatsapp

Surabaya, Media www.rajawalisiber.com – Pada hari Selasa, tanggal 14 Juli 2020 BNNP JATIM melaksanakan pemusnahan barang sitaan Narkotika jenis sabu-sabu dan prekusor narkotika yang disita dari 4 (empat) tersangka dan 2 (dua) tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda dengan total keseluruhan barang bukti Narkotika jenis sabu – sabu sebanyak ± 5319 (Lima ribu tiga ratus sembilan belas) gram dan Prekusor Narkotika Cair yang digunakan untuk membuat sabu-sabu.

Barang bukti narkotika jenis sabu-sabu tersebut disita dari tersangka :

TERSANGKA DEDI A MANIK dkk dengan Laporan Kasus Narkotika No. : LKN / 03- BRNTS / V / 2020 / BNNP JATIM, tanggal 17 Mei 2020.
Terjadinya tindak pidana peredaran gelap narkotika pada hari Minggu, tanggal 17 Mei 2020 pkl. 13.00 WIB di halaman parkir depan hotel SINAR DUA Jl. Raya Pabean No.30-36 Ds. Payan Pabean Kec. Sedati Kab. Sidoarjo, Petugas BNNP JATIM telah berhasil melakukan penangkapan terhadap 4 (empat) orang laki-laki bernama DEDI A MANIK, NOVIN ARDIAN, M. CHOIRUN NASIRIN dan EKO SUSAN INDARTO yang diduga telah melakukan jual beli dan serah terima barang narkotika jenis sabu-sabu.

Pada saat kejadian TERSANGKA DEDI A MANIK dan NOVIN ARDIAN dilakukan penangkapan oleh petugas BNNP JATIM karena diduga membawa dan menguasai barang narkotika jenis sabu, setelah dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan badan oleh petugas serta mobil yang digunakan Toyota Innova warna kuning metalik No.Pol. H-9314-AW diatas jok tengah petugas BNNP JATIM berhasil menemukan narkotika jenis sabu yang disimpan didalam tas ransel hitam merah sebanyak 5 (lima) bungkus paket yang dibungkus kertas warna coklat dengan total berat 5157 (lima ribu seratus lima puluh tujuh) gram, dalam penggeledahan tersebut petugas BNNP JATIM juga menemukan narkotika jenis sabu yang disimpan dalam tas ransel warna hitam milik NOVIN ARDIAN sebanyak 2 (dua) bungkus paket yang dibungkus kertas warna coklat total berat 162 (seratus enam puluh dua) gram, dengan demikian total berat keseluruhan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak ± 5319 (lima ribu tiga ratus sembilan belas) gram.

Petugas BNNP JATIM telah melakukan upaya pengembangan kasus TERSANGKA DEDI A MANIK dan melakukan penggeledahan dirumah kontrakkannya di Perum. BSB CITY GRAHA TAMAN PELANGI blok c/iii no.03 Mijen kota Semarang yang digunakan oleh tersangka untuk memproduksi narkotika jenis sabu, Petugas BNNP JATIM berhasil melakukan penyitaan prekusor narkotika cair antara lain :

1. 4 (empat) jurigen berisi Aceton;
2. 1 (satu) toples berisi cairan berwarna kecoklatan yang mengandung Aceton;
3. 1 (satu) toples plastik berisi padatan kecoklatan yang mengandung methamfetamina dan pseudoefhedrin sebanyak 2024 gram;
4. 2 (dua) toples berisi cairan setengah padat warna kecoklatan yang mengandung methamfetamin;
5. 3 (dua) toples berisi cairan warna kecoklatan yang mengandung methamfetamina sebanyak;
6. 2 (dua) botol cairan warna jernih yang mengandung H2SO4 (asam sulfat).

TERSANGKA DEDI A MANIK mengakui barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 5157 (lima ribu seratus lima puluh tujuh) gram adalah milik bosnya NAGA yang berada di Malasyia, TERSANGKA DEDI A MANIK disuruh NAGA untuk membawa barang narkotika jenis sabu tersebut dari Semarang ke Surabaya untuk diserahkan kepada seseorang menunggu perintah dari naga.

TERSANGKA DEDI A MANIK juga mengakui barang bukti narkotika jenis sabu 2 poket dengan berat total + 162 gram adalah miliknya yang rencananya akan dijual ke M. CHOIRUN NASIRIN dan EKO SUSAN INDARTO. TERSANGKA DEDI A MANIK mengakui narkotika jenis sabu tersebut diproduksi sendiri dengan dibantu temannya NOVIN ARDIAN dirumahnya di Perum. BSB CITY GRAHA TAMAN PELANGI blok c/iii no.03 Mijen Kota Semarang dengan bahan baku cairan oil dan aceton yg dikirim oleh bosnya NAGA.

TERSANGKA DEDI A MANIK sudah menerima upah dari bosnya naga sebesar 75 juta rupiah yg langsung ditransfer ke rekeningnya.

TERSANGKA NOVIN ARDIAN mengakui 2 (dua) bungkus paket Narkotika jenis sabu yang dibungkus kertas warna coklat dengan berat total + 162 gram yang disimpan ditas ransel hitam yang dibawanya adalah milik tersangka DEDI A MANIK, tersangka disuruh DEDI A MANIK untuk membawa dan menyimpan barang narkotika tersebut didalam tas ranselnya. Tersangka NOVIN ARDIAN juga mengakui ikut membantu tersangka DEDI A MANIK untuk membuat/memproduksi sabu-sabu di rumah kontrakkan tersangka DEDI A MANIK di Perum.

BSB City Graha Taman Pelangi blok C/III No.03 Mijen Kota Semarang dan tersangka NOVIN ARDIAN mengaku belum mendapatkan upah dari pekerjaan tersebut.

Tersangka M. CHOIRUN NASIRIN DAN EKO SUSAN INDARTO kenal dengan tersangka DEDI A MANIK sebagai teman pemain sepakbola, tersangka M. CHOIRUN NASIRIN dan EKO SUSAN INDARTO dilakukan penangkapan oleh PETUGAS BNNP JATIM karena sebelumnya sudah janjian ketemu dengan tersangka DEDI A MANIK di kamar no. 130 HOTEL SINAR DUA jl. Raya Pabean no.30-36 ds. payan pabean kec. Sedati Kab. Sidoarjo.

Tersangka M. CHOIRUN NASIRIN DAN EKO SUSAN INDARTO bermaksud mengambil 2 (dua) bungkus paket narkotika jenis sabu yang dibungkus kertas warna coklat dengan berat total + 162 gram yang sebelumnya sudah dipesan ke tersangka DEDI A MANIK dan menyelesaikan pembayaran hutang pembelian narkotika yang belum terbayar namun belum sempat barang pesanan paketan narkotika jenis sabu tersebut diserahkan kedua tersangka M. CHOIRUN NASIRIN dan EKO SUSAN INDARTO dilakukan penangkapan oleh petugas BNNP JATIM.

TERSANGKA M. CHOIRUN NASIRIN mengakui sebagai perantara tersangka DEDI A MANIK untuk menjual narkotika dan TERSANGKA EKO SUSAN INDARTO sebagai pembeli, selanjutnya tersangka beserta barang buktinya diamankan di kantor BNNP JATIM untuk dilakukan proses penyidikan.

Atas perbuatanya tersebut tersangka diancam dengan Pasal 112 ayat (2) sub pasal 113 ayat (2) Subs Pasal 114 ayat 2 sub pasal 129 huruf (a) Yo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009.
Barang sitaan narkotika jenis sabu-sabu yang akan dimusnahkan total berat ± 5319 (Lima ribu tiga ratus sembilan belas) gram. ***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *