Pencabutan Berita Agustus 2020

  • Whatsapp

Berita ini dicabut berdasarkan rekomendasi Dewan Pers karena berita melanggar pasal:

1. Melanggar Kode Etik Jurnalistik, khususnya pasal 1 dan 3 karena tidak uji informasi, tidak berimbang dan mencampurkan fakta dan opini.

2. Melanggar Pedoman Pemberitaan Media Siber (PPMS) khususnya tentang Verikasi dan
Keberimbangan Berita;

Angka 2. (a) : Pada prinsipnya setiap berita harus melalui verifikasi.

(b): Berita yang dapat merugikan pihak lain memerlukan verifikasi pada berita yang sama untuk memenuhi prinsip akuraasi dan keberimbangan.

Angka 5. Pencabutan berita:

(a). Berita yang sudah dipublikasikan tidak dapat dicabut karena alasan penyensoran dari pihak luar redaksi, kecuali terkait masalah SARA, kesusilaan masa depan anak, pengalaman traumatic korban atau berdasarakan pertimbangan khusus lain yang ditetapkan Dewan Pers.

link berita : Video Syiuuuur Pak Dosen dan Ibu Dosen Universitas Ternama di Gresik, Membuat Istri Pak Dosen Laporkan Perselingkuhan ke Polres Gresik

Begitu redaksi menyadari konten tersebut sudah naik di akun kami di medsos, kami redaksi memutuskan untuk menghapusnya. Masih pada malam yang sama, tim IT segera membuat rilis dengan mencantumkan Berita ini dicabut berdasarkan rekomendasi Dewan Pers karena berita melanggar kode etik jurnalistik di link berita : Video Syiuuuur Pak Dosen dan Ibu Dosen Universitas Ternama di Gresik, Membuat Istri Pak Dosen Laporkan Perselingkuhan ke Polres Gresik.”

Untuk keteledoran fatal berita diatas itu, kami meminta maaf terutama kepada Iwan Sandi Pangarso, SH, MH, sebagai yang paling dirugikan, termasuk Faisal Ahmad, SH & Partners, dan juga kepada publik.

Seluruh konten visual, baik itu infografik di dalam artikel maupun yang dibagikan di kanal media sosial, menjadi tanggungjawab redaksi. Yang telah terjadi menjadi pelajaran berharga untuk semakin memperketat lagi mekanisme gate-keeping bukan hanya di dalam artikel-artikel yang tayang, melainkan juga di kanal media sosial. Selama ini, konten media sosial, selalu melewati persetujuan redaksi, namun kali ini mekanisme gate-keeping ini gagal bekerja secara optimal.

Sekali lagi: kami meminta maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan, juga kepada para pembaca sekalian. Mekanisme internal sedang dilakukan untuk memperbaiki dan menindaklanjuti kesalahan fatal ini.

Penanggung Jawab dan Pimpinan Redaksi
PT Rajawali Alam Semesta Media
www.rajawalisiber.com

Jefri Sutiono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *