PENGEMBANGAN KASUS OTT DPPKAD – RP 537,1 JUTA KEJARI GRESIK PERIKSA SEKDA KABUPATEN GRESIK 

0
182
Gresik Jawa Timur, Media RAJAWALISIBER- Kasus pengembangan Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menggeledah Kantor Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) di Kompleks Kantor Pemkab Gresik Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo dalam Operasi Tangkap Tangan, Senin (14/1/2019) sore.
Dalam penggeledahan itu, tim penyidik menemukan dan mengamankan uang Rp 537,1 juta untuk dijadikan barang bukti.
Ketika OTT berlangsung, para pejabat yang terdiri dari para Kepala Bidang (Kabid) dan Sekretaris Dinas tengah berkumpul. Mereka tengah berbagi uang yang disebut sebagai jasa insentif di sebuah ruangan Kantor DPPKAD Gresik. Dan yang disita ada uang senilai Rp 537,1 juta, catatan, flashdisk, dan sejumlah dokumen,
Dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik akhirnya menahan M. Mukhtar, Sekretaris yang merangkap pejabat pelaksana tugas (Plt) BPPKAD Gresik.
Mukhtar baru sepekan ditunjuk Bupati Sambari Halim Radianto sebagai pelaksana tugas kepala setelah kursi kepala BPPKAD ditinggal Andhy Hendro Wijaya yang di promosikan menjadi Sekda Kabupaten Gresik.
Kini Mukhtar harus merasakan dinginnya tahanan, setelah ditetapkan menjadi tersangka, Selasa (15/1/2019). Tersangka dijerat dengan Pasal 12 huruf e 12 huruf f Undang-undang Tipikor No 31 Tahun 1999 Jo UU No 20 tahun 2001

Dan Hari ini Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik, memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik, Andhy Hendro Wijaya terkait operasi tangkap tangan (OTT) selama 7 jam.

Mantan Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Gresik tersebut, datang sekitar pukul 09.00 WIB. Andhy diperiksa di ruang pidana khusus (Pidsus) Kejari Gresik.

Mantan Kepala BPPKAD Gresik yang saat ini menjabat Sekretaris Daerah (Sekda), Andhy Hendro Wijaya saat keluar dari ruang pidana khusus (Pidsus) tidak memberikan penjelasan apa apa terkait pemerikasaanya,
Informasi yang di dapat team Investigasi RAJAWALISIBER di Kejaksaan Negri Gresik, di sinyalir pengembangan pemeriksaan Sekda Kabupaten Gresik terkait OTT di Kantor BPPKAD.

Namun sumber yang kami dapat di Kejari Gresik belum bisa menjelaskan lebih lanjut. Sebab, proses pemeriksaan belum selesai.Perkembangan selanjutnya akan disampaikan setelah proses pemeriksaan tuntas.

Sebagaimana kita ketahui Kejari Gresik yang dipimpin Kasi Pidsus Andri Dwi Subianto, dan Kasi Intel Bayu Probo Sutopo melakukan OTT di Kantor BPPKAD pada (14/1/2019).

Dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Yakni Sekretaris BPPKAD Kabupaten Gresik, M. Muchtar. Red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here