Perbaikan Gedung SMPN 3 Karang Bahagia Sedang Di Lakukan Oleh Pihak Kontraktor

 

Rajawalisiber – Perbaikan gedung SMP negri 3 Karang bahagia Kabupaten Bekasi terus digenjot, mulai dari perbaikan tembok, plafon, lantai, pintu, hingga wc dan sepiteng.

Menurut Kasim yang kesehariannya sebagai penjaga sekolah, mengakui bahwa gedung SMPN 3 Bekasi ini sudah lama tidak difungsikan sebagai sekolah, jadi menurutnya juga banyak fasilitas – fasilitas yang rusak diakibatkan oleh berbagai faktor.

“Yang namanya bangunan tidak dipake dan kurangnya perawatan, makin lama makin lapuk,”ungkap Kasim.

Kasim juga menjelaskan sambil berkeliling, memperlihatkan kepada wartawan bagian – bagian dari bangunan sekolah yanh sudah pada rusak, dari mulai lantai kelas yang hancur akibat kontur tanah yang berubah, daun pintu yang berlubang dan pipa – pipa yang bocor dan patah.

Namun walaupun banyak kerusakan tutur Kasim juga, pihak dari kontraktor terus memperbaiki bagian – bagian bangunan yang rusak.

“Alhamdulillah, saat ini bagian – bagian yang rusak tadi, sudah dalam perbaikan dan hampir pada titik penyelesaian, “ungkap Kasim.

Kasim menambahkan, terkait yang sudah menyebar di Medos dengan stetmentnya, ” itu saya merasa di bohongi, mahasiswa tersebut datang hanya kunjungan tidak sampai di muat ke medsos, seharusnya ijin saya dulu kalau mau di muat ke medsos, jujur saya sangat kecewa saya merasa di jebak kalau seperti ini, ” Tandasnya.

Salah satu warga Perumahan Puri Nirwana di sekitar lingkungan sekolah (Aj) mengatakan kepada Wartawan sangat menyambut baik atas perbaikan tersebut, sehingga siswa siswi belajar dengan nyaman.

Perbaikan tersebut di kawal oleh masyarakat setempat dan beberapa LSM, salah satu nya LSM Laskar NKRI DPD Kab.Bekasi membawa beberapa anggota Laskar NKRI.

A.Gasim selaku Ketua Laskar NKRI kab.Bekasi mengatakan kepada awak media bahwa perbaikan gedung SMP N.3 ini atas kebaikan hati pihak Kontraktor yang masih siap bertanggung jawab walaupun sudah lepas dari pemeliharaan, ucapnya.

Lanjut Gasim gedung SMP 3 yang di bangun pada tahun 2018 tersebut kosong selama satu tahun kemungkinan faktor alam sehingga menyebabkan kerusakan, tutupnya.
( team )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *