Polri Pastikan Tidak Ada Penganiayaan Terhadap Lutfi Saat di BAP

Jakarta Indonesia, Media RAJAWALISIBER – Mabes Polri memastikan tidak ada bukti penyetruman yang dilakukan penyidik kepolisian terhadap Lutfi Alfiandi, peserta demonstrasi pelajar menolak RUU KUHP di depan Gedung DPR RI akhir tahun lalu. Kesimpulan itu berdasarkan pemeriksaan dan gelar perkara yang dilakukan tim khusus yang mengusut dugaan tersebut.

“Tim telah melakukan gelar perkara dan menemukan bahwa tidak terbukti adanya perbuatan tersebut,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Kombes Asep Adi Saputra, Selasa (4/2/2020).

Dugaan penyetruman terhadap Lutfi, terjadi saat penyidik Polres Jakarta Barat menginterogasinya. Lutfi yang fotonya membawa bendera saat aksi demonstrasi viral di dunia maya, mengaku disetrum polisi agar mengakui dirinya menganiaya aparat keamanan.

Kombes Asep menyampaikan hasil pemeriksaan dan gelar perkara menunjukkan bahwa penyidik Polres Jakarta Barat memeriksa Lutfi sesuai Standar Oprasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Bahkan keterangan saksi dan rekaman CCTV tak menunjukkan adanya penyiksaan.

Atas pengakuan bohong oleh Lutfi itu, Polri tak akan memperberat hukuman Lutfi. Sebab, tugas Polri adalah memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh masyarakat, tanpa terkecuali.

“Pihak kepolisian itu mengedepankan fungsi tugas utamanya memberikan rasa aman dan rasa nyaman dalam berbagai peristiwa,” ucapnya. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *