PRESIDEN RESMIKAN PENGOPERASIAN KERETA BANDARA INTERNASIONAL MINANGKABAU

0
756

Padang Sumatra ,Media RAJAWALISIBER- Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, meresmikan Kereta Bandara Internasional Minangkabau pada Senin (21/5). Dengan pengoperasian ini, para pengguna jasa memiliki alternatif transportasi dari dan menuju Bandara Internasional Minangkabau.

Presiden Jokowi menuturkan bahwa kereta bandara akan menjadi alternatif pilihan transportasi bagi yang ingin menuju bandara. “Selain menghemat waktu, tidak perlu macet-macetan karena kereta ini merupakan transportasi bebas hambatan. Hanya 35 menit dari kota Padang.”

“Saya tadi juga memanggil Dirut AP II untuk menanyakan rencana pengembangan Bandara Internasional Minangkabau, di mana pengembangan ultimate bandara ini dari kapasitas 2,3 juta penumpang per-tahun menjadi 5,7 juta penumpang akan mulai dikerjakan pada tahun ini dan akan selesai pada kuartal IV 2019,” ujar Jokowi.

Kereta Bandara Internasional Minangkabau ini sendiri telah beroperasi sejak 1 Mei 2018 lalu setelah dilakukan rangkaian uji coba dan penerbitan sertfikasi oleh Kementerian Perhubungan. “Kereta ini merupakan integrasi moda transportasi menuju bandara sehingga akan memudahkan penumpang untuk mobilisasi,” ujar Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

President Director PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin, mengatakan, “Untuk mempermudah mobilisasi penumpang dari stasiun KA Bandara menuju terminal, kami menyediakan skybridge”. Skybridge dengan panjang 202,5 meter ini akan memberikan kenyamanan bagi penumpang untuk berpindah lokasi dari stasiun KA bandara menuju terminal begitupun sebaliknya.

Awaluddin menyebutkan bahwa adanya KA Bandara yang terintegrasi dengan skybridge ini merupakan salah satu inovasi layanan dalam memberikan kepastian dan kenyamanan penumpang di Bandara Internasional Minangkabau. Selain itu, KA Bandara adalah salah satu tahap pengembangan pada Bandara Internasional Minangkabau. “Kita sedang melakukan pengembangan ultimate pada bandara ini, selanjutnya yang sedang dilakukan adalah penambahan taxiway dan ekspansi kapasitas terminal penumpang kurang lebih 250% dari kondisi existing yaitu 2,3 juta penumpang per-tahun menjadi 5,7 juta penumpang per-tahun,” pungkas Awaluddin.

Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro, menjelaskan bahwa kereta bandara ini memiliki waktu operasional dari pukul 06.15 WIB sampai dengan 18.35 dengan frekuensi 10 perjalanan per-hari. Panjang jalur 25 km melewati 4 stasiun, dengan rute Padang – Tabing – Duku – Bandara Internasional Minangkabau (BIM) .

Awaluddin menambahkan bahwa harga yang diberlakukan kereta ini cukup terjangkau, yaitu untuk rute Padang – BIM hanya dikenakan Rp.10.000,- untuk Padang – Tabing dan Padang – Duku seharga Rp.5.000,-.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here