Razia Tempat Hiburan Malam (THM) selalu “Bocor” Di Duga Kuat Oknum Sat-Pol PP Bermain

  • Whatsapp

Bekasi, Media www.rajawalisiber.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) disaat suasana Covid-19 telah melakukan razia di Tempat Hiburan Malam ( THM ) Rabu malam 4/11/2020 yang diduga hanya untuk menghabiskan anggaran semata.

 

 

 

Pasalnya, setiap kegiatan razia tersebut selalu nihil, bahkan pemilik THM di sinyalir sudah mengetahui informasi terkait razia dari oknum Sat-Pol PP itu sendiri.

Saat di minta tanggapan komentar Ketua DPD Gerakan Rakyat Peduli Penegakan Hukum Republik Indonesia Kabupaten Bekasi (GRPPH-RI) Julham Harahap mengatakan, dengan adanya Satuan Polisi Pamong Peraja (Satpol PP ) Kabupaten Bekasi melakukan razia di Tempat Hiburan Malam (THM) diduga tidak mendasar, karena Perda Pariwisata No13 tahun 2016 hanya diduga hanya sebagai senjata pamungkas untuk menakut-nakuti pemilik Tempat Hiburan Malam (THM ),” ujar Julham.

Masih kata Julham, bahwa Satpol PP Kabupaten Bekasi diduga tidak konsisten dengan menjalankan Perda No 13 tahun 2016 tesebut, yang diindikasikan hanya sebagai senjata pamungkas Satpol – PP untuk menakut-nakuti pemilik Tempat Hiburan Malam (THM).

Julham Harahap selakau Ketua DPD Gerakan Rakyat Peduli Penegakam Hukum Republik Imdonedia (GRPPH-RI) Kabupaten Bekasi menegaskan, bahwa dengan adanya Sidak yang di lakukan oleh Satpol PP melakukan razia ke tempat Hiburan malam diduga tidak mendasar, karena diduga bahwa pemilik Tempat Hibur Malam yang ada di Kabupaten Bekasi dapat diindikasikan telah memberikan uang pelicin kepada oknum Satpol PP, agar setiap razia yang di lakukan oleh Satpol PP selalu saja ketauan alias “bocor” kepada pemilik Tempat Hiburan Malam karena diduga keras adanya imbalan atau uang pelicin/upeti yang di berikan oleh pemilik Tempat Hiburan Malam kepada oknum Satpol PP agar setiap razia pemilik Tempat Hiburam Malam agar ditutup sementara,” tegas Julham.

Dengan terjadinya Sidak dadakan yang di lakukan oleh Satpol PP pada Malam Rabu 4/11/20 bahwa semua ini adalah hanya untuk menghabiskan anggaran secara cuma-cuma, pasalnya tidak satu pun PSK tidak ada yang terjaring, di sinyalir ” Bocor ” bahkan semata – mata hanya sebagai senjata pamungkas dengan Perda tersebut. ( away )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *