REALISASIKAN PROGRAM DD DAN ADD SECARA TRANSFARAN

0
147
Sukabumi(Jabar), Media RAJAWALISIBER –
Dugaan adanya penyalahgunaan anggaran DD dan ADD TA 2018 oleh Kepala desa Cidadap, hingga berujung pelaporan oleh warganya ke Kejaksaan Negeri Cibadak, namun dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya dugaan penyalahgunaan anggaran dalam pengelolaan DD/ADD.
Dengan adanya informasi pelaporan warga yang melaporkan Kepala desanya kepada aparat penegak hukum (APH), ” tentunya sangat menarik perhatian para kuli tinta baik media cetak dan media online untuk dikemas menjadi sebuah berita, Namun alangkah baiknya sebelum menyajikan pemberitaan terlebih dulu menelusuri kebenaran informasi tersebut dengan cara melakukan investigasi ke lapangan dan selanjutnya mengkonfirmasikannya kepada yang bersangkutan supaya dalam penyajian beritanya pun berimbang.
Kades Cidadap Asep Mulyadi saat dikonfirmasi terkait adanya laporan dari warga ke Kejaksaan Negeri cibadak dengan dugaan penyalahgunaan anggaran DD dan ADD oleh kades, Ia memaparkan, “Menurutnya laporan tersebut terkesan mengada-ngada, sebab sebelum melaksanakan program DD dan ADD, terlebih dulu pihaknya mengadakan Musrenbangdes yang dihadiri para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, BPD, Muspika setempat dan elemen masyarakat lainnya,”Imbuhnya.
Dalam Musrenbangdes tersebut dicanangkan beberapa program yang diusulkan oleh para peserta dan tentunya setelah disepakati usulan tersebut, selanjutnya dituangkan dalam Rencana Anggaran Pembangunan Desa (RAPB Des) yang anggaran bersumber dari DD /ADD,”papar Asep.
Ia menuturkan terkait adanya pelaporan oleh warga kepada Aparat Penegak Hukum, ” berawal adanya miskomunikasi dengan warga yang tidak hadir pada saat musrenbangdes dilaksanakan, dan mungkin warga tersebut tidak faham rencana pembangunan di titik mana saja yang akan dilaksanakan,”tuturnya.
Kades menyayangkan, Ada warga yang melaporkannya ke pihak APH dengan tuduhan penyalahgunaan anggaran, padahal terkait program pembangunan di desa Cidadap Yang anggarannya bersumber dari DD/ADD TA 2018 telah direalisasikan sebagaimana peruntukannya yang tertuang dalam RAPBDes, Ia pun menambahkan dari hasil Riksus pihak Inspektorat Kab. Sukabumi bahwa penyelenggaraan program pembangunan di desa Cidadap tidak ditemukan adanya penyalahgunaan anggaran,”tandasnya
Ketua BPD desa Cidadap sdr. Asep Dian yang mendampingi Kades saat dikonfirmasi, membenarkan keterangan yang disampaikan kepala, “Bahwa program pembangunan di desa Cidadap yang anggarannya bersumber dari DD/ADD direalisasikan sesuai dengan yang dituangkan dalam RAPBDes dan hasil pembangunannya sudah diperiksa oleh Inspektorat,”paparnya.
Ketika disinggung ada warga yang melaporkannya, Asep Dian selaku ketua BPD menegaskan,” pihaknya menanggapi hal tersebut sebagai dinamika sebab dalam merealisasikan sebuah program selalu menimbulkan pro dan kontra, ia menduga terkait laporan tersebut di latar belakangi unsur politik, akibat ke tidak puasan salah satu warga belum bisa menerima kekalahan ketika dilaksanakan konstetasi pilkades,”tegasnya.(Ludy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here