RS SIAGA MEDIKA PEMALANG TIDAK IJINKAN PULANG PASIEN BAYI SEBELUM BIAYA OPERASI DI LUNASI

0
1253

pengelola rumah sakit masih mengabaikan keluhan masyarakat. Sementara, pasien miskin belum tahu bagaimana dan pada siapa menyampaikan keluhannya pada pihak rumah sakit.

PEMALANG Jawa Barat, Media RAJAWALISIBER- Rumah sakit terus berperilaku diskriminatif pada masyarakat miskin. pelayanan buruk yang tak kunjung berubah disebabkan karena pengambil kebijakan (policy maker) dan pengelola rumah sakit masih mengabaikan keluhan masyarakat. Sementara, pasien miskin belum tahu bagaimana dan pada siapa menyampaikan keluhannya pada pihak rumah sakit.

Selain khawatir akibat keluhannya mereka nanti makin dipersulit atas keluhannya tersebut dan akan berdampak terhadap pelayanan yang akan diberikan rumah sakit.
Sesuai informasi dari narasumber yang dapat di percaya melaporkan dan memberikan informasi tentang pelayanan manejemen keuangan RS Siaga Medika Kabupaten Pemalang yang di lakukan oleh petugas kasir pembayaran biaya rawat inap,
Di mana Wiwi sebagai petugas kasir RS Siaga Medika menolak keras memberikan ke bijakan cara bayar Orang Tua pasien bayi berusia yang baru berusia dua (2) bulan Mila Mauza yang telah operasi Hernia.
Dan oleh pihak keuangan RS Siaga Medika di kenakan biaya sekitar 11 juta an. dikarenakan orang tua pasien Waliyo tidak memiliki biaya sekitar 11 juta an, memohon kebijakan dengan membayar semampunya dahulu dan menyerahkan uang sebesar 3 juta dan sisanya akan di anggsur setiap bulannya ,
Namun permohonan Waluyo warga Kampung Sirandu Paturakan Kabupaten Pemalang ini di tolak mentah mentah oleh pihak kasir RS Siaga Medika dengan tampa mempertimbangkan keadaan kemiskinan orang Tua pasien,
Sedang sewaktu dalam perawatan pasien bayi Mila Mauza penangan dan pelayanan di ruang rawat inap tidak di layani dengan maksimal.dikatakn oleh orang Tua Pasien,” contoh nya pada saat infus si pasien sudah abis tidak segera di ganti dan di berikan infus yang baru, padahal pihak keluarga sudah menyampaikan ke perawatnya, namun tetap saja tidak di tanggapi dan di ganti.
Dalam UU. Rumah Sakit no 44 thn 2009 ada mengatakan Rumah Sakit harus memberikan kebijakan kepada pasien yang tidak mampu atau miskin dan mengijinkan pulang sesuai dengan perintah Dokter yang menanganinya.
Hingga berita ini di beritakan, pasien bayi Mila Mauza masih belum di berikan kebijakan cara bayar sesuai kemampuan dan keluarga pasien serta Bayi Mila Mauza masih tertahan ke pulangannya.
Dan hal ini harus menjadi perhatian pihan Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang. Dan Bupati Pemalang untuk membantu warga masyarakatnya yang tidak mampu.

Pemalang. 30/05/2018. (B. Argo. P)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here