Sekolah Pasar Modal Tonggak Peningkatan Jumlah Investor

Jakarta Indonesia, Media RAJAWALISIBER– Pada akhir pekan ini, yaitu pada Jumat (8/2), Pembukaan Perdagangan BEI dilakukan dalam rangka Pemberian Penghargaan kepada Anggota Bursa dan Perusahaan Tercatat Mitra Sekolah Pasar Modal dan Sekolah Pasar Modal Syariah yang telah berkontribusi sejak 2016 sampai dengan 2019. Acara Penghargaan ini merupakan wujud apresiasi kepada Seluruh Anggota Bursa dan Perusahaan Tercatat atas upaya dan kontribusi yang telah diberikan dalam memajukan Pasar Modal Indonesia. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), sepanjang 2018 pertumbuhan jumlah investor baru untuk instrumen saham telah mencapai 223.749 single investor identification (SID), dan 38,27% dari total penambahan investor baru tersebut di tahun 2018 dikontribusikan dari kegiatan Sekolah Pasar Modal di seluruh Indonesia.

“Di tahun ini Sekolah Pasar Modal masih menjadi program unggulan BEI dalam meningkatkan jumlah investor pasar modal. Kami sangat optimis jumlah investor saham di tahun 2019 dapat melampaui angka 1.000.000 SID dari posisi per akhir Desember 2018 sebesar 852.240 SID” ujar Direktur Utama BEI Inarno Djajadi.

Dengan meningkatnya jumlah investor domestik maka volatilitas pasar modal Indonesia akan semakin stabil, dan semakin mencerminkan perekonomian Indonesia ke arah yang lebih baik lagi. Pada acara tersebut, terdapat beberapa perwakilan Perusahaan Tercatat dan Anggota Bursa menerima penghargaan, yaitu PT Bank BRI (Persero) Tbk., PT Indosurya Bersinar Sekuritas., PT Panin Sekuritas, dan PT Phintraco Sekuritas.

Data Perdagangan

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini ditutup dengan perubahan sebesar 0,26 persen ke level 6.521,66 dari 6.538,64 pada penutupan pada pekan sebelumnya. Sedangkan nilai kapitalisasi bursa mengalami perubahan sebesar 0,29 persen menjadi sebesar Rp7.409,89 triliun dari Rp7.431,27 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.

Untuk data rata-rata nilai perdagangan selama sepekan ini mengalami perubahan sebesar 11,55 persen menjadi Rp8,89 trilliun dari Rp10,04 trilliun pada pekan sebelumnya. Kemudian untuk rata-rata frekuensi transaksi harian BEI mengalami perubahan sebesar 7,43 persen menjadi 440,56 ribu kali transaksi dari 475,92 ribu kali transaksi dari pekan lalu. Sedangkan rata-rata volume transaksi harian Bursa Efek Indonesia (BEI) masih mengalami peningkatan sebesar 4,52 persen menjadi 13,79 miliar unit saham dari 13,20 miliar unit saham dari pekan lalu.

Pada pekan ini investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp212 triliun dan sampai dengan pekan kedua di Februari tahun 2019 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp14,30 triliun.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *