Seorang Anggota Polri Akhiri Hidupnya Setelah Menembak Istri dan Anaknya Sendiri

  • Whatsapp

 

By RAJAWALI

Media www.rajawalisiber.com – Seorang anggota Polri berpangkat Aiptu, dan bertugas di Kepolisian Sektor Tebet, Polres Jakarta Selatan menembak anak dan nekat mengakhiri hidupnya setelah menembak Istri dan anaknya sendiri yang juga Anggota Polri. Usai pulang bertugas.

 

Peristiwa terjadi di kediaman korban yang beralamat di Jalan Tirtamulya, Tirtajaya, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, sekitar pukul 11.00 WIB siang.

Polisi tersebut diketahui bernama Slamet Teguh Priyanto yang berpangkat sebagai Aiptu.

 

Yang lebih mengejutkan lagi, Aiptu Slamet menembak kepalanya sendiri usai menembak anak dan istrinya.

Kepala Kepolisian Resor Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah mengatakan peristiwa itu terjadi di kediaman Aiptu Slamet yang berada di Jalan Tirtamulya Nomor 65, Tirtajaya, Kota Depok.

“Sekira pukul 11. 45 WIB, terjadi dugaan penembakan dan dugaan bunuh diri yang dilakukan oleh anggota Polri,” kata Kombes Pol Azis Andriansyah, kepada awak media Rabu, 29 Desember 2020.

Azis mengatakan, sekira pukul 11.00 WIB, terduga pelaku pulang dari dinas di Polsek Tebet.

Seorang anggota Polri berpangkat Aiptu, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri usai menembak istri dan anaknya sendiri.

Peristiwa ini terjadi di kediaman korban yang beralamat di Jalan Tirtamulya, Tirtajaya, Sukmajaya, Kota Depok, sekira pukul 11.00 WIB siang.

Sebelum melakukan aksi nekat tersebut, korban yang diketahui berdinas di Polsek Tebet, Jakarta Selatan, sempat cekcok dengan istrinya berinisial CR.

Entah setan mana yang merasuki tubuhnya, Slamet Teguh nekat menodongkan senjata api kepada istrinya dan saat itu langsung dihadang oleh anaknya berinisial RK yang juga merupakan anggota Polri berpangkat Bripda.

Namun pelaku tetap menembakan senjatanya kearah Para Korban, dan Putra pelaku atas nama Bripda RK tertembak 2 kali di bagian kaki dan dada karena melindungi ibunya.

Senjata api tersebut pun diketahui meletus sebanyak tiga kali, Sedangkan si Ibu (istri pelaku)  juga tertembak dibagian kaki hingga istri serta anaknya hingga tersungkur tak berdaya.

Setelahnya, Slamet Teguh pun memilih untuk mengakhiri hidup dan Kemudian pelaku diduga melakukan bunuh diri menembakan senjata dibagian kepala bagian belakang telinga, yang mengakibatkan Pelaku meninggal ditempat.

Seorang warga sekitar yang juga tetangga korban, yang tidak ingin namanya di sebutkan, mengatakan, sempat terdengar tiga kali suara letusan senjata api dari rumah korban.

“Ada keributan, ada bunyi pistol (letusan) tiga kali,” kata tetangga korban di lokasi, Rabu (30/12/2020).

Dia mengatakan, istri dan anak Teguh langsung dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan insentif akibat luka tembak tersebut. R1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *