Tangkap Buronan Ke 73, Atas Nama Terpidana Hendra Saputra Bin Ahad Hasibuan Berhasil Ditangkap di Palembang

  • Whatsapp

Media www.rajawalisiber.com – Kamis 17 September 2020 pukul 05.15 WIB, Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung RI, bekerja sama dengan Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Sumatra Selatan dan Tim Tabur Kejaksaan Negeri Muara Enim, telah berhasil mengamankan Terpidana  HENDRA SAPUTRA bin AHAD HASIBUAN di Komplek Green Catleya Residence Kecamatan Sako Kota Palembang Sumatra Selatan.

Identitas lengkap buronan yang berhasil ditangkap oleh Tim Tabur adalah Nama lengkap HENDRA SAPUTRA bin AHAD HASIBUAN, Tempat Lahir Palembang, Umur/Tanggal Lahir 47 Tahun/10 Oktober 1973, Jenis Kelamin Laki-laki, Kewarganegaraan Indonesia, Tempat Tinggal Jl. Mawar Blok D-4 Nomor 13 RT 051/20, Kec. Sako, Kota Palembang Jl. Swadaya Murni Komplek The Green Catleya Residence Blok K Nomor 30 RT 106/009, Kelurahan Sako, Kecamatan Sako, Kota Palembang Sumatera Selatan, Agama Islam, Pekerjaan Swasta.

HENDRA SAPUTRA bin AHAD HASIBUAN menjadi Terpidana berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI. Nomor : 1166K/Pid/2017 tanggal 20 November 2017 yang   memutuskan Terdakwa HENDRA SAPUTRA bin AHAD HASIBUAN dinyatakan bersalah melakukan Tindak Pidana Membuat Surat Palsu Atau Yang Dipalsukan Seolah-Olah Surat Itu Asli Dan Tidak Dipalsukan yaitu Surat Keterangan Hibah dan Surat Jual Beli tanah berlokasi di desa Segayam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan. Sehingga dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana ” bersama-sama menggunakan surat palsu ” melanggar pasal 263 ayat (2) KUHPidana juncto pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana dan dihukum dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun.

 

Keberhasilan penangkapan buronan pelaku kejahatan oleh Tim Tabur Kejaksaan Agung dan Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Sumatra Selatan dan Tim Tabur Kejaksaan Negeri Muara Enim  kali ini, merupakan pelaku kejahatan yang ke-73 di tahun 2020 dari semua buronan yang berhasil diamankan oleh Tim Tabur Kejaksaan RI dari berbagai wilayah baik sebagai tersangka, terdakwa, maupun sebagai terpidana.

Program Tangkap Buronan (Tabur) 32.1 digulirkan oleh bidang Intelijen Kejaksaan RI dalam memburu buronan pelaku kejahatan baik yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan maupun instansi penegak hukum lainnya dari berbagai wilayah di Indonesia dan melalui program ini, kami menyampaikan pesan bahwa tidak ada tempat yang aman bagi pelaku kejahatan. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *