Tangkap Buronan Ke 75 Atas Nama Ir. Samson Fareddy Hasibuan berhasil Berhasil Ditangkap Di Padang Lawas Sumatra Utara

  • Whatsapp

Media www.rajawalisiber.com – Kamis 17 September 2020 kemarin sekira pukul 15.00 WIB, Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung RI, bekerja sama dengan Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara dan Tim Tabur Kejaksaan Negeri Nias, telah berhasil mengamankan Tersangka Tindak Pidana Korupsi, yang telah buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak tahun 2008 ;

Identitas lengkap buronan Tersangka adalah sebagai berikut :

Nama lenkap               :    IR. SAMSON FAREDDY HASIBUAN

Tempat Lahir               :    Tapanuli Selatan

Umur/tanggal lahir    :    47 tahun / 15 Juli 1973

Jenis Kelamin               :    Laki-laki

Kebangsaan                 :    Indonesia

Tempat tinggal            :    Jl.Komplek DPRD Blok A No.1 A 1 Desa Wek VI Kec. Padang Sidempuan Selatan, Kota Padang Sidempuan /Jln. PLN Padang Luar Sibuhuan Kec. Barumun , Kab.Padang Lawas.

Agama                           :    Islam

Pekerjaan                     :    Kuasa Direktur CV.HARAPAN INSANI selaku Rekanan

Pendidikan terakhir   :    S-1

SAMSON FAREDDY HASIBUAN adalah Tersangka dalam Tindak Pidana Korupsi Pekerjaan Pembangunan Perumahan Type 36 sebanyak 58 unit Lokasi Desa Tulumbaho dan sekitarnya di Kecamatan Gido Kabupaten Nias pada Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi NAD – Nias tahun 2006 yang menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 454.476.400,- (empatratus limapuluh empat juta empatratus tujuhpuluh enam ribu empatratus rupiah) ;

Pada saat proses penyidikan berlangsung, Tersangka sempat melarikan diri dan tidak diketahui lagi keberadaannya, sehingga sangat menghambat proses penyidikan perkara tersebut diatas, sampai akhirnya proses penyidikan yang bersangkutan sempat dihentikan sementara karena Tersangka telah melarikan diri sejak tahun 2008 (buron selama 12 tahun).

Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang dipimpin  Asisten Intelijen DWI SETYO BUDI UTOMO, SH.MH. beserta anggotanya antara lain KARYA GRAHAM HUTAGAOL, SH.MHum, EKO YURISTIANTO, SH.MH., DONI FAISAL, FRANS SYUKUR LUBIS, SH, sebelumnya sudah melakukan pengamatan dan penggambaran di tempat tinggal Tersangka di jalan PLN dan tempat-tempat lain yang kemungkinan disinggahi oleh Tersangka, antara lain di kantor Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Yayasan Alwasliyah di kantor Bupati Padang Lawas tempat istrinya bekerja sejak hari Selasa 14 September 2020. Setelah 1 (satu) hari yang bersangkutan belum terdeteksi maka kemudian dilakukan trekking melalui aktifitas kontak hand phone Tersangka dan istrinya ;

Selanjutnya pada malam hari Tim mencoba untuk mendeteksi lokasi (keberadaan) Tersangka dan diketahui sedang berada jauh dari Tim Tabur (kurang lebih 25 km dari Sibuhuan Kabupaten Padang Lawas) sehingga tetapi belum dapat ditentukan titik lokasi yang pasti karena Tersangka selalu berpindah-pindah ;

Setelah lewat tengah malam, Tim berhasil menemukan titik kordinat atau lokasi yang pasti, ketika Tersangka sedang istirahat. Keesokan harinya yaitu pada hari Kamis (17/09/2020) Tim Tabur dengan dibantu oleh petugas keamanan dari Kepolisian setempat (mengingat Tersangka adalah tokoh masyarakat dan waktu malam hari) berangkat mendekati titik lokasi Tersangka, namun ternyata keberadaan Tersangka ada  di areal kebun sawit di tepi hutan yang jauhnya kurang lebih 8 (delapan) km dengan menggunakan kendaraan roda empat ;

Belum sempat sampai ke titik kordinat / lokasi, Tim mengalami kendala untuk sampai ke lokasi Tersangka karena jalan atau medannya sangat sulit hingga kemudian diputusan harus menggunakan kendaraan roda dua (sepeda motor). Setelah berkordinasi Tim berhasil mendapatkan 2 (dua) unit sepeda motor ;

Sore hari ketika Tim Tabur tiba di titik kordinat / lokasi Tersangka, diketahui Tersangka berada disebuah gubuk atau pondok dan ketika Tersangka  akan mandi, Tim Tabur langsung menangkap dan mengamankan Tersangka tanpa perlawanan dan berjalan aman dan kondusif, untuk selanjutnya dibawa ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan hari ini diserahkan kepada Jaksa Penyidik pada Kejaksaan Negeri Nias guna dilakukan proses penyidikan selanjutnya (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *