Terkait Temuan Limbah Gresik, Pimpinan Rajawali Siber Tidak Pernah Bekingi PT Surabaya Mekabox

“Penegakan hukum dalam masalah limbah industri dinilai masih sangat lemah, prosesnya panjang, sementara hasil pemeriksaan belum tentu objektif.”

 

Gresik Jawa Timur, Media RAJAWALISIBER – Limbah industri bila dibuang secara sembarangan, misal dibuang ke tempat pembuangan sampah rumah tangga, dibuang ke sungai / danau / laut atau di lembah-lembah dapat menimbulkan bahaya bagi lingkungan di sekitarnya termasuk manusia. Untuk mengantisipasi bahaya terhadap lingkungan tersebut, maka Pemerintah Republik Indonesia telah menerapkan Undang-Undang Republik Indonesia No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Pada UU No. 32 Tahun 2009 ini tanggung jawab terhadap lingkungan melibatkan semua stake holder, mulai dari penghasil limbah hingga pemanfaat akhir, termasuk Pemerintah Daerahnya. Penghasil limbah harus melakukan pengelolaan limbahnya sendiri maupun dikelolakan pihak ke tiga dengan benar dan tepat.

Pengelolaan limbah yang asal-asalan dapat berdampak buruk bagi penghasil limbah sendiri, yaitu dapat terkena sangsi pidana maupun perdata. Pemerintah Daerah yang tidak melakukan pengawasan dan teguran terhadap industri yang berada dibawah kendalinya, juga akan ikut dikenakan sangsi hukum. Untuk mengatasi hal ini, maka perlu dilakukan pengawasan secara ketat dan terpadu, agar penaatan selalu dilakukan oleh para penghasil limbah.

Sebagaimana berita www.rajawalisiber.com yang telah tayang beberapa minggu yang lalu dan beberapa bulan yang lalu ,

https://rajawalisiber.com/pt-surabaya-mekabox-buang-limbah-industri-di-duga-b3-di-cerme-lor-kabupaten-gresik/

https://rajawalisiber.com/pt-cim-transpoter-angkut-limbah-b3-milik-pt-surabaya-meka-box-open-dumping-di-daerah-mantup-kabupaten-lamongan/

https://rajawalisiber.com/pt-surabaya-meka-box-buang-limbah-b3-bottom-ash-di-lamongan/

Terkait dari berita berita tersebut yang akhirnya membuka sebuah pertanyaan besar besar bagi Pimpinan Rajawali Siber, dari hasil investigasi team lanjutan dan pertemuan pertemuan team dengan pihak yang katanya mewakili pihak PT Surabaya Mekabox,

Dari hasil pertemuan tersebut terungkap dari pertemuan team www.rajawalisiber.com 1- ,” bahwa Pimpinan sudah dikondisikan oleh seseorang , padahal memang pernah bertemu dengan seseorang yang mengaku sebagai Pengacara PT Surabaya Mekabox, Namun tidak pernah membicarakan terkait uang pengondisian untuk Pimpinan www.rajawalisiber.com, dan Pimpinan bahkan dua kali ke Perusahaan PT Surabaya Mekabox dan ingin mengklarifikasi terkait isu tersebut diatas namun pihak Perusahaan tidak pernah menemui Pimpinan www.rajawalisiber.com.” tegas Pimpinan Rajawali Siber.

2- Penjelasan pihak pihak terkait dengan temuan  www.rajawalisiber.com limbah Industri yang di duga B3. Di daerah Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik, tetap berlanjut dan bukti contoh limbah PT Surabaya Mekabox telah di ambil dan segera di tindak lanjuti. Namun sayang nya 7 dumptruk yang di tahan oleh pihak terkait telah tidak ada.

3- ada beberapa pihak pihak tertentu yang mengklarifikasi bahwa Pimpinan www.rajawalisiber.com membekingi PT Surabaya Mekabox, Dan sudah di jelaskan pada pihak pihak tersebut sudah di jelaskan sampai detik ini pimred www.rajawalisiber.com tidak pernah membekingi dan tidak pernah mengenal siapa yang sudah mengkondikan dan tidak pernah Menerima uang pengondisian dari pihak Perusahaan PT Surabaya Mekabox

Seharusnya pada pencegahan kejahatan konvensional, pengalihan masalah dapat terjadi ketika langkah-langkah pencegahan kejahatan lingkungan diperkenalkan. Sebagai contoh, suatu penetapan regulasi dengan tegas yang melarang pembuangan limbah Industri Apalagi  beracun di sebuah lahan yang jelas jelas bukan lahan pembuangan limbah Industri dan limbah berbahaya B3.

Sudah seharusnya pihak Pihak terkait memiliki kepekaan melakukan kontrol terhadap produksi serta penanganan limbah.

Semakin banyak yang peduli menjalankan kontrol sosial agar masyarakat menjadi peka dan bereaksi terhadap perusakan lingkungan, maka semakin sempit kesempatan perusahaan untuk membuang limbah secara sembarangan, Red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *