UANG 55 JUTA AMBLAS WARGA CERME DI TIPU ASN PEMKAB GRESIK DENGAN DI JANJIKAN MENJADI PEGAWAI HONORER – APARAT TERKAIT SEGERA MENANGKAP OKNUM ASN TERSEBUT

Sariyanto sedang menghadap Kepala dinas Badan Pegawai Daerah Pemkab Gresik Bpk Nadlif

Gresik Jawa Timur, Media RAJAWALISIBER – Demi menjadi pegawai honorer yang bergaji Rp 1, 800 ribu per bulan, Sariyanto ( perum cerme indah rt 06/rw 03 kab gresik) merogoh Rp 55 juta. Namun uang itu malah amblas dimakan Eko Indra Wahjudi,SP Penata Tk 1 (gol IIId) Kepala Seksi Pengembangan Potensi Ekonomi Masyakat Desa, Oknum ASN dari intansi Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa sehingga pekerjaan yang  janjikan sebagai pegawai honorer pun tinggal mimpi.

Kasus bermula saat Sariyanto ingin memasukkan anaknya, sebagai tenaga Honorer lingkungan di Pemkab Gresik, Jawa Timur, pada sekitar bulan November  2018.

Sariyanto mendapatkan informasi dari seseorang tetangganya kalau Eko IW, yang sudah biasa mengurus proses pegawai honorer di Pemkab Gresik. Sariyanto akhirnya bertemu dengan Eko IW dan dijanjikan bisa memasukan anaknya sebagai pegawai honorer di lingkungan pemkab Gresik dengan syarat syarat yang bisa di penuhi, dan dana uang Rp 55 jutapun diserahkan ketangan Eko IW, sebagai syarat biaya proses pengurusan pegawai honorer,

Dengan Atas dasar omongan manis serta janji janji manis Eko IW tersebut, dan akhirnya kabar yang di tunggu tunggu pun muncul hingga akhirnya anak Sariyanto pun tiap hari berangkat kerja di lingkungan dinas perikanan pemkab Gresik selama tiga bulan.
Bulan pertama dengan sumringah karna gaji di awal di terima walau tidak sesuai yang di janjikan dengan berbesar hati dan berprasangka positif Sariyanto bisa menerima, dua bulan berjalan tidak ada gaji hingga menginjak bulan ketiga tetap tidak ada gaji,
 
Kecurigaanpun muncul hingga Sariyanto pun mempertanyakan ke anaknya kenapa gaji bulan kedua dan bulan ketiga tidak ada, namun bagaikan disambar petir mendengar jawaban anaknya bahwa selama tiga bulan sebenarnya tidak bekerja di dinas perikanan pemkab Gresik, tapi di rumah Eko IW.
 
Setelah mengetahui bahwa dirinya di tipu mentah mentah oleh Eko IW, Sariyanto pun dengan baik baik mempertanyakan ke pihak Eko terkait status honorer anaknya. namun jawaban Eko IW pun membuat Sariyanto bagai hari kiamat, ” Nanti kalau saya punya uang pasti Rp 55 juta itu saya kembali kan,” ucap Eko
 
Baru tersadar Sariyanto kalau dirinya sudah tertipu mentah mentah oleh Eko IW, dengan berat hati Sariyanto pun menghadap ke Kepala Dinas Badan Kepegawaian Pemkab Gresik,
 
Kepala Dinas Badan Kepegawaian Pemkab Gresik Nadlif menyampaikan ke Suryanto bahwa ,” untuk terkait pegawai honorer tidak dipungut biaya apapun dan itu sesuai dengan intruksi Bupati Gresik. jadi jika ada biaya untuk masuk sebagai pegawai honorer, dan apabila itu ada bukti bukti nya pasti BKD Pemkab Gresik akan memproses sesuai aturan yang ada,” ucap Nadlif
 
,” sebenarnya Eko IW ini sudah di copot dari jabatannya dengan kasus yang sama menipu seseorang dengan menjanjikan bisa memasukan tenaga honorer di lingkungan pemkab Gresik, dan telah meminta dana Rp 65 juta. ini sekarang ada laporan lagi dengan modus yang sama, dengan mengambil dana dari bapak Sariyanto 55 juta, ” tambah Nadhif
 
Nadlif selaku Kepala Dinas Badan Kepegawaian Pemda Gresik pasti akan menindaklanjuti perkara diatas dengan melaporkan ke Bupati Gresik dan menindaklanjuti ke Inspektorat Pemkab Gresik. Red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *