VIDEO KLARIFIKASI KAPOLRES KETAPANG TERKAIT KANTOR POLISI BERSAMA DENGAN BIRO KEAMANAN PUBLIK REPUBLIK RAKYAT TIONGKOK

0
1218

Klarifikasi bantahan Kapolres Ketapang Kalimantan Barat dengan Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok terkait Kantor Polisi Bersama di kawasan Ecology and Agriculture Forestry Industrial Park.

Jakarta Indonesia, Media RAJAWALISIBER – Jum’at 13 Juli 2018- Media Sosial dan pada Warga Ketapang, pengguna media sosial Facebook, dihebohkan dengan beredarnya plakat yang bertuliskan “Kantor Polisi Bersama”. Salah satunya dibagikan oleh akun Facebook Zafy Enjoy.

Postingan dalam akun tersebut membagikan tujuh buah foto. Salah satunya, foto plakat “Kantor Polisi Bersama, Kapolres Ketapang, AKBP Sunario berjabat tangan dengan perwakilan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok Provinsi Jiangsu Resor Suzhou”.

Zainudin Zai di akun lainya juga membagikan foto plakat “Kantor Polisi Bersama” tersebut.di unggahannya, dia mempertanyakan kebenaran foto yang ia bagikan sendiri.

Sontak unggahan tersebut menuai banyak komentar. beberapa akun Facebook menandai akun milik Polres Ketapang untuk mencaritahu apa sebenarnya yang terjadi.

“Polres Ketapang Kalbar, mohon dijelaskan banyak masyarakat yang bertanya,” tulis beberapa akun mempertanyakan soal beredarnya foto tersebut.

Tanggapan pertanyaan hal itu, akun milik Polres Ketapang memberikan jawabannya. “Selamat malam abang-abang saya sekalian, saya operator medsos Humas Polres Ketapang Kalbar,” tulisnya.

“Kami ingin memberikan klarifikasi perihal plakat kerjasama antara polisi China dengan kepolisian Ketapang, seperti gambar yang di atas,” lanjutnya.

“Bahwa perihal plakat kerja sama di atas hanya sebuah tanda perkenalan dari pertemuan antara Polisi China dengan Polisi Ketapang. Tulisan Kantor Bersama itu adalah bahasa kantor itu menjadi tempat pertemuan kerjasama, bukan seperti perkiraan kita bahwa akan ada polisi China ngantor di tempat tersebut. Dan kerja sama ini hanya sebatas kerja sama di bidang keamanan, seperti pelatihan fungsi ilmu kepolisian. Bukan di bidang lainnya,” penjelasan operator akun milik Polres Ketapang itu.

Pada malam harinya melalui video, Kapolres Ketapang AKBP Sunario mengklarifikasi kabar yang beredar di media sosial. Dalam video tersebut, Sunario didampingi dua anggotanya sambil memegang plakat yang dihebohkan. Video tersebut dibuat di ruang kerja Kapolres.

Dalam klarifikasinya, Kapolres Ketapang mengatakan, memang benar ada kunjungan kepolisian dari Tiongkok ke Ketapang, pada Kamis (12/7).

Polisi Tiongkok tersebut melakukan kunjungan kerja ke PT BSM yang ada di Ketapang. Saat itu juga, mereka mengajak Polisi Polres Ketapang untuk bersama-sama ke perusahaan.

“Mereka meminta kerja sama kepada Polres Ketapang dalam hal kepolisiannya dengan membawa contoh sebuah plakat yang untuk kerja sama nantinya,” jelasnya tegas

“Kesepakatan antara kedua belah pihak belum ada atau kami tolak karena Polres Ketapang tidak bisa mengeluarkan kesepakatan. Yang ada itu Mabes Polri. Mereka, kami sarankan untuk kerja sama itu harus melalui Mabes Polri,” tambah Sunario.

Kapolres Sunario juga membantah isu yang beredar di medsos yang mengatakan bahwa plakat tersebut sudah diresmikan dan diletakkan di kantor bersama. Plakat tersebut sudah diamankan di Polres Ketapang.

“Sampai saat ini tidak ada kantor bersama Kepolisian Republik Indonesia dengan kepolisian Suzhou di Ketapang,” tegasnya di ujung video.

Dan Kapolres Ketapang AKBP Sunario mengaku langsung menolak kerjasama yang ditawarkan Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok terkait Kantor Polisi Bersama di kawasan Ecology and Agriculture Forestry Industrial Park.

mereka berkunjung ke Ketapang dan singgah ke Polres. Dia mau ngajak kerjasama dan membawa contoh plakat. Itu yang beredar (12/7/2018) malam.

Lantaran bukan menjadi kewenangannya untuk bekerjasama dengan negara asing, kata Sunario, ia menolaknya.

“Saya bilang. Kalau mau kerjasama itu adanya di Mabes Polri. Tidak bisa di Ketapang. Kalau sudah bekerjasama dengan Mabes Polri, baru,” papar Sunario.

Sebelumnya beredar foto plakat berisi kerjasama antara Polres Ketapang dengan Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok.

Foto plakat ini dibagikan pemilik akun Facebook Azki Trisna. “Gmne crte ny ni y,” tulisnya.

Pada plakat tedapat bendera Merah Putih dan bendera Cina. Persis di bawah bendera terdapat tulisan Kepolisian Negara Republik Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Kabupaten Ketapang disertai dalam bentuk tulisan aksara Cina.Red

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here