Bupati Jayawijaya dan Komandan Kodim 1702/JWY Jalani Vaksinasi Ke-Dua di RSUD Wamena

  • Whatsapp

Sumber PUSPEN Markas Besar Tentara Nasional Indonesia

 

Media www.rajawalisiber.com  – Dandim 1702 Jayawijaya Letkol Arif Budi Situmeang, S.I.P. M.Tr. (Han), Sebut Vaksin Kedua Membuat Kita optimis mampu menaklukkan Covid-19 ini.Suntikan Vaksin Covid-19 tahap kedua digelar di Aula RSUD Wamena,” Selasa, (01/3/2021).

Selain Dandim 1702/Jayawijaya dan Bupati, terlihat sejumlah peserta lain di antaranya, Thony Mayor, S.Pd (Sekwan DPRD Jayawijaya), dan Ny. Yustina Banua (Ketua Pkk kab. Jayawijaya) serta 11 orang tenaga kesehatan.

Bupati Jhon Richard Banua, mengatakan Vaksinasi COVID-19 kedua ini tidak jauh beda dengan vaksinasi pertama yaitu tetap melalui beberapa tahapan. Yaitu  tahap pendaftaran, tahap screning, tahap penyuntikan vaksin, tahap observasi dimana peserta menunggu selama 30 menit untuk mengetahui efek vaksinisasi yang telah disuntikkan.

Vaksinasi COVID-19 kedua ini membuktikan kepada publik bahwa vaksin jenis Sinovac ini benar-benar aman dan tidak memberikan efek samping bagi kesehatan tubuh kita. “Suntikan kedua ini membuat kami merasa lebih percaya diri (PD) dan sehat.

Tidak ada kejadian paska vaksinasi kedua. Untuk itu kami himbau agar masyarakat tidak takut untuk ikut Vaksinasi COVID-19 ini. Saya dan pak Dandim bersama yang lainnya sudah membuktikan langsung, tidak mengalami gejala edek samping apapun setelah menerima vaksin pertama pada 14 hari yang lalu dan vaksin kedua hari ini, saya sehat-sehat saja dan tambah percaya diri,” ucap Bupati JRB.

Disela sela itu Dandim dengan sumringah mengatakan bahwa, masyarakat tidak perlu kuatir untuk menerima Vaksin Sinovac. Tahapan panjang Vaksin COVID-19 jenis Sinovac ini hingga dilempar ke publik, sudah melalului uji klinis yang ketat dan teliti. BPOM dan MUI juga sudah mengeluarkan rekomendasi aman dan halal terhadap vaksin jenis ini. Bahkan Presiden kita, Bapak Joko Widodo menjadi orang Indonesia pertama yang Menerima Vaksin ini. Untuk itu tak perlu lagi ada keraguan untuk menerima vaksin demi kesehatan kita semua.

Walaupun sudah divaksinasi kita harus tetap menjalankan protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. “Karena dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan niscaya kita semua diberikan kesehatan”, pungkas Letkol Arif Situmeang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *