“Mossad memang menjalankan banyak operasi rahasia yang menjadi bagian dari strategi keamanan Israel, namun perang Israel-Palestina secara keseluruhan adalah konflik politik dan militer yang melibatkan banyak pihak, bukan hanya satu badan intelijen”
Media www.rajawalisiber.com – Sejak 1949, pasukan komando elit Mossad telah memburu musuh-musuh Israel. Pada tahun 1960, dinas rahasia Israel membedakan dirinya secara khusus dengan menculik penjahat Nazi Adolf Eichmann di Argentina.
Dia disusupkan ke Israel untuk diadili dan dijatuhi hukuman mati. Pada tahun 1972, di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Golda Meir, Mossad melacak dan mengeksekusi anggota kelompok teroris September Hitam yang bertanggung jawab atas kematian 11 atlet Israel di Olimpiade Munich.
Pada tahun 1988, Abu Jihad, tangan kanan Yasser Arafat, kepala Organisasi Pembebasan Palestina, terbunuh di rumahnya di Tunis. Mantan agen dan keluarga korban kembali ke peristiwa ini dan berbagi kesaksian mereka.
Disutradarai oleh Laurent Richard dan Jean-Baptiste Renaud
Catatan Redaksi
Ya, secara substansial benar bahwa konflik Israel-Palestina melibatkan perang rahasia yang intensif, di mana Mossad (badan intelijen luar negeri Israel) memainkan peran kunci bersama lembaga intelijen lainnya. Namun, penting untuk dipahami bahwa ini adalah bagian dari konflik yang lebih luas, bukan satu-satunya faktor.
(Mossad): Fokus pada operasi luar negeri, spionase, dan kontra-terorisme di luar perbatasan Israel.
(Shin Bet): Bertanggung jawab atas keamanan dalam negeri, termasuk intelijen di wilayah Tepi Barat dan Jalur Gaza.
(Aman): Merupakan intelijen militer yang menganalisis ancaman strategis dan memberikan data langsung kepada Pasukan Pertahanan Israel (IDF).
Operasi Rahasia Mossad yang Terkenal, Mossad memang sering melakukan “perang bayangan” melalui operasi rahasia, antara lain:
- Operasi Murka Tuhan (Wrath of God): Aksi balasan rahasia terhadap kelompok yang membunuh atlet Israel di Olimpiade Munich 1972.
- Penangkapan Adolf Eichmann: Operasi penculikan petinggi Nazi di Argentina pada tahun 1960 untuk diadili di Israel.
- Penyusupan di Iran: Operasi sabotase dan pembunuhan ilmuwan nuklir serta tokoh penting seperti Ismail Haniyeh di Teheran yang diduga didalangi Mossad.
Unit NILI: Unit khusus yang dibentuk bersama Shin Bet untuk melacak dan melenyapkan tokoh-tokoh Hamas setelah serangan Oktober 2023
Berikut adalah rincian perannya berdasarkan informasi yang ada:
- Peran Mossad dalam Operasi Khusus: Mossad bertanggung jawab atas operasi rahasia di luar negeri, termasuk kontra-terorisme dan penyusupan.
Dalam konteks Palestina, Mossad sering melacak dan menargetkan tokoh-tokoh penting kelompok militan (seperti Hamas atau PLO) di luar wilayah Palestina atau Israel.
- Perang Rahasia “Bayangan”: Mossad dikabarkan melakukan penyusupan, pengawasan, dan sabotase, termasuk keterlibatan dalam konflik yang lebih luas di Timur Tengah, seperti menargetkan ilmuwan atau fasilitas yang dianggap mengancam keamanan Israel.
- Kecolongan Intelijen: Meski dianggap salah satu yang terbaik di dunia, Mossad juga pernah mengalami kegagalan fatal, seperti saat kecolongan serangan kilat Hamas pada 7 Oktober 2023.
- Komunitas Intelijen: Mossad bekerja sama dengan badan intelijen lain: Shin Bet (keamanan dalam negeri) yang berfokus langsung di dalam Palestina/Israel, dan Aman (intelijen militer).
- Operasi Legendaris/Kontroversial: Sepanjang sejarahnya, Mossad dikenal melakukan tindakan “berani” yang sering menjadi rahasia umum, seperti pembunuhan target di wilayah asing (contoh: Tunisia, Eropa) dan penangkapan Adolf Eichmann.
Kesimpulan:
Mossad adalah komponen utama dalam strategi keamanan Israel yang menggunakan operasi rahasia dan intelijen untuk menghadapi ancaman, termasuk dari kelompok Palestina. Namun, konflik Israel-Palestina adalah perang multi-dimensi yang melibatkan militer, politik, dan perebutan wilayah, bukan hanya sekadar operasi intelijen Mossad.