“Tonton sampai selesai video sejarah eksperimen medis yang sangat kejam dan mematikan terhadap para tahanan, terutama anak-anak dan saudara kembar. Penelitiannya fokus pada genetika untuk membuktikan superioritas ras Arya, sering kali melibatkan amputasi, injeksi zat kimia ke mata, dan operasi tanpa bius.”

Media www.rajawalisiber.com – Mengele nama ini masih membangkitkan kengerian dan kebencian hingga kini. Pria itu dicari selama 34 tahun. Sia-sia… Pada tahun 1945, Jerman menyerah setelah Berlin direbut oleh pasukan Sekutu. Daftar nama-nama besar Nazi dan penyiksa lainnya yang mengesankan beredar di seluruh badan intelijen dan kepolisian di seluruh dunia.
Beberapa tahun sebelumnya… Pada bulan April 1941, Josef Mengele, seorang anggota Waffen-SS, setelah terluka di Front Timur, dipromosikan ke pangkat Haupsturmfürher dan menerima empat penghargaan, termasuk Salib Besi yang didambakan, sebelum ditugaskan sebagai dokter militer di kamp konsentrasi Auschwitz.
Selama 21 bulan di Auschwitz, Dr. Mengele mendapatkan reputasinya dan julukan “Malaikat Maut”. Sumber @investigation
Catatan Redaksi
Josef Mengele adalah seorang dokter SS Jerman yang dikenal sebagai “Malaikat Maut” (Angel of Death) karena kekejamannya di kamp konsentrasi Auschwitz selama Perang Dunia II
Josef Mengele (1911–1979) adalah seorang dokter SS Jerman dan perwira Waffen-SS selama Perang Dunia II, yang paling dikenal sebagai salah satu penjahat perang Nazi paling kejam di kamp konsentrasi Auschwitz-Birkenau. Julukan “Malaikat Maut” (Angel of Death/Totenengel) diberikan kepadanya karena peran sadisnya dalam menyeleksi tahanan dan melakukan eksperimen medis yang mematikan.
Berikut adalah poin-poin penting mengenai siapa Josef Mengele:
- Peran di Auschwitz: Mengele ditempatkan di Auschwitz pada Mei 1943. Ia bertanggung jawab menyeleksi tahanan yang baru tiba, menentukan siapa yang akan dikirim ke kamar gas segera dan siapa yang akan dijadikan pekerja paksa.
- Eksperimen Manusia yang Sadis: Mengele secara khusus terobsesi dengan eksperimen pada anak kembar, penderita cacat, dan mereka yang memiliki kelainan fisik (seperti heterokromia). Ia melakukan eksperimen yang sangat menyiksa, termasuk operasi tanpa bius, menyuntikkan pewarna ke mata untuk mengubah warna mata, dan amputasi.
- “Ilmu Ras” Mengele: Sebagai pengikut fanatik ideologi Nazi, ia berusaha membuktikan superioritas ras Arya melalui penelitian genetika yang tidak manusiawi.
- Pasca Perang: Setelah perang berakhir, Mengele berhasil melarikan diri ke Amerika Selatan, terutama Argentina dan kemudian Paraguay, untuk menghindari pengadilan kejahatan perang. Ia hidup dalam pelarian hingga meninggal dunia karena stroke saat berenang di Brasil pada tahun 1979.
Berikut adalah profil singkat mengenai sosok ini:
- Peran di Auschwitz: Ia bertugas sebagai dokter kepala yang bertanggung jawab atas penyeleksian tahanan yang baru tiba. Dengan lambaian tangan, ia menentukan siapa yang akan dijadikan pekerja paksa dan siapa yang langsung dikirim ke kamar gas untuk dibunuh
- Eksperimen Medis Kejam: Mengele terkenal karena melakukan eksperimen medis yang tidak manusiawi terhadap para tahanan, terutama pada anak kembar, orang kerdil, dan mereka yang memiliki kelainan fisik. Eksperimen ini sering kali dilakukan tanpa pembiusan dan berujung pada kematian atau cacat permanen bagi korbannya.
- Latar Belakang Militer: Ia merupakan anggota Partai Nazi dan perwira di unit Waffen-SS. Sebelum di Auschwitz, ia sempat bertugas di Divisi Viking Waffen-SS di Front Timur.
- Pelarian: Setelah perang berakhir pada tahun 1945, Mengele berhasil melarikan diri dari kejaran pasukan Sekutu dan pemburu Nazi. Ia bersembunyi di Amerika Selatan (termasuk Argentina, Paraguay, dan Brasil) dengan identitas palsu selama sisa hidupnya.
- Kematian: Ia meninggal pada tahun 1979 di Brasil akibat tenggelam setelah menderita stroke saat berenang, tanpa pernah diadili atas kejahatannya
Mengele adalah sosok yang keji karena ia memadukan pengetahuan medis dengan ideologi rasial Nazi yang ekstrem, menjadikan manusia sebagai kelinci percobaan.