“International Press Instute (IPI) berkontribusi pada laporan pemantauan Uni Eropa yang disusun oleh Media Freedom Rapid Response (MFRR).”
Media www.rajawalisiber.com – IPI bergabung dengan organisasi mitra dalam menerbitkan Laporan Pemantauan Respons Cepat Kebebasan Pers (MFRR) untuk tahun 2025 , yang mendokumentasikan 1.481 pelanggaran kebebasan pers yang memengaruhi 2.377 jurnalis atau entitas terkait media di 36 negara Eropa antara Januari dan Desember 2025.
IPI merupakan bagian dari Media Freedom Rapid Response (MFRR), yang memantau, melacak, dan menanggapi pelanggaran kebebasan pers dan media di seluruh Negara Anggota Uni Eropa dan negara-negara kandidat. Mekanisme ini menyediakan dukungan praktis dan hukum, advokasi publik, dan pemantauan untuk melindungi jurnalis dan pekerja media yang terancam
Laporan Pemantauan terbaru dari MFRR untuk tahun 2025 menunjukkan bagaimana jurnalis dan media di seluruh Eropa menghadapi ancaman berkelanjutan sepanjang tahun 2025.
https://drive.google.com/file/d/1QdAsJRCqZNdbTj5qhKnu-Sq3POBN5xSS/view?usp=drivesdk
Berdasarkan kasus-kasus terverifikasi yang tercatat dalam basis data Pemetaan Kebebasan Media , laporan ini memberikan gambaran komprehensif tentang ancaman utama yang dihadapi jurnalis di 27 Negara Anggota Uni Eropa dan sembilan negara kandidat.
Temuan menunjukkan bahwa serangan verbal, pelecehan, dan kampanye fitnah tetap menjadi bentuk pelanggaran kebebasan pers yang paling umum. Ancaman digital juga terus meningkat, sementara pejabat pemerintah dan publik semakin banyak diidentifikasi sebagai pelaku. Di beberapa negara, data menunjukkan adanya masalah sistemik yang merusak keamanan dan independensi jurnalis.
MFRR didanai bersama oleh Komisi Eropa dan diimplementasikan oleh konsorsium yang dipimpin oleh Pusat Eropa untuk Kebebasan Pers dan Media (ECPMF), bersama dengan Federasi Jurnalis Eropa (EFJ), Institut Pers Internasional (IPI), ARTICLE19 Europe, Free Press Unlimited (FPU), dan OBC Transeuropa (OBCT). Proyek ini didanai bersama oleh Komisi Eropa.
Laporan ini disusun oleh ECPMF, EFJ, dan IPI sebagai bagian dari Media Freedom Rapid Response (MFRR), sebuah mekanisme di seluruh Eropa yang melacak, memantau, dan menanggapi pelanggaran kebebasan pers dan media di Negara Anggota Uni Eropa dan Negara Calon Anggota. (Sumber berita International Press Instute)
