‎Nelayan Sampang Madura Usir Kapal Petronas Sambil Teriak “Laut Ini Milik Kami Bukan Milik ASING”

Media www.rajawalisiber.com – Ratusan nelayan di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, melakukan aksi protes terhadap kapal Petronas yang melakukan survei seismik migas di wilayah Sumur Barokah. Mereka menolak keras kegiatan tersebut karena dianggap mengancam keberlanjutan ekosistem laut dan kehidupan nelayan kecil.

‎Alasan Penolakan:

‎- Gangguan Jalur Tangkapan Ikan: Aktivitas survei migas dinilai telah merusak jalur tangkap ikan dan mengancam keberlanjutan ekonomi nelayan lokal.

‎- Kurangnya Kompensasi: Nelayan merasa tidak mendapatkan kejelasan kompensasi atas dampak aktivitas migas terhadap kehidupan mereka.

‎- Pengabaian Negara: Masyarakat pesisir merasa diabaikan dan tidak mendapatkan perlindungan dari negara terhadap eksploitasi sumber daya alam.

‎Aksi Protes:

‎- Ratusan kapal nelayan mengepung kapal survei Petronas di tengah laut.

‎- Nelayan membentangkan spanduk bertuliskan “Tolak Survei Migas Petronas, Laut Milik Nelayan!” dan “Laut untuk Anak Cucu Kami, Bukan untuk Asing!”.

‎- Aksi protes ini merupakan bentuk kekecewaan mendalam terhadap sikap perusahaan dan pemerintah yang tidak memberikan kejelasan kompensasi

‎Ancaman Aksi Lanjutan:

‎- Jika Petronas tetap memaksakan survei, ratusan kapal nelayan siap melakukan aksi lanjutan yang lebih besar.

‎- Nelayan tidak akan tinggal diam dan siap mengusir kapal Petronas dari perairan Ketapang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *