Pos Bayangan Pasar Rebo Jadi Ajang Pungli, Diduga Oknum Berseragam Petugas

  • Whatsapp

Omset Pungli Oknum di Pos Bayangan Pasar Rebo Ditaksir Capai Jutaan Rupiah Perhari

 

JAKARTA, Media www.rajawalisiber.com| Lagi-lagi ulah para petugas berseragam Polantas dan Dishub Jakarta Timur kembali resahkan pengurus armada bus antar kota. Dalam keterangan yang dihimpun tim investigasi Forum Wartawan Jakarta (FWJ) Indonesia dalam beberapa hari ini menyeret nama oknum Polantas Jaktim berinisial G dan beberapa oknum dari kesatuan petugas Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Timur.

Tak tanggung-tanggung kutipan pungutan liar (pungli yang dikenakan perharinya senilai Rp 20 ribu per armada, Bahkan untuk mingguan, per armada juga dikenakan pungli sebesar Rp 50 ribu untuk setiap armadanya. Hal itu dikatakan sumber di lokasi terminal bayangan pasar rebo, Minggu (5/9/2021) sore.

“Disini ada sedikitnya 50 armada yang menjadi object sasaran mereka. “Kata sumber di lokasi.

Biasanya, lanjut sumber, aksi pungli itu berkelompok seperti layaknya menggelar razia lalu lintas. “Posisi mereka mulai dari lampu merah pasar rebo sampai di depan pangkalan Agen bus antar kota Gunung Harta.

“Disituhkan ada pos ngademnya Forum Wartawan Jakarta (FWJ) Indonesia, tapi kok berani yaa para oknum petugas itu narikin pungli. “Ucapnya.

Sementara Ketua Umum Forum Wartawan Jakarta (FWJ) Indonesia Mustofa Hadi Karya atau yang biasa disapa Opan ini menyebut pihaknya baru mengetahui setelah adanya aduan dari pengurus armada di terminal bayangan pasar rebo.

“Saya baru tau ini, kalau memang benar ada pungli yang dilakukan para oknum tersebut, maka kami akan tegur mereka dan meminta dari setiap korps mereka untuk menindak tegas. “Ucap Opan ketika mendapatkan aduan di Jakarta, Sabtu (4/9/2021).

Lebih rinci, dia mengatakan atas aduan yang diterimanya beberapa hari lalu, maka kata Opan telah dilakukan investigasi oleh tim FWJ. Disituhlah muncul nama berinisial ‘G’ dari polantas Jakarta Timur. Bahkan oknum itu menganggap korps polri nya hebat dan merendahkan keberadaan wartawan. “Disini gak ada wartawan ya, disini adanya polisi semua. “Ucap G yang ditirukan Narsum ke Opan di TKP, Senin (6/9/2021) sore.[red]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *