‎Setya Kita Pancasila di Sambut Keramah Tamahan Kolonel Inf Batara Alex Bulo, Danrem 082/CPYJ “Bumi Pancasila” ‎

‎” Penyambutan organisasi masyarakat Setya Kita Pancasila oleh Komandan Korem (Danrem) 082/CPYJ, Kolonel Inf Batara Alex Bulo, S.Hub.Int., M.Hub.Int., di Markas Korem (Makorem) 082 “Bumi Pancasila” di Mojokerto, mencerminkan sinergi kuat antara TNI dan elemen masyarakat dalam menjaga ideologi negara.”

‎Media www.rajawalisiber.com – Pertemuan ini menyoroti komitmen bersama untuk terus membumikan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Timur.Sinergitas ini juga sejalan dengan komitmen Danrem beserta seluruh jajaran Korem 082/CPYJ yang senantiasa menjaga stabilitas daerah dan merangkul berbagai komunitas serta elemen masyarakat demi persatuan bangsa.

‎Pernyataan tersebut merujuk pada momen silaturahmi atau kunjungan organisasi kemasyarakatan Setya Kita Pancasila yang diterima langsung secara hangat oleh Kolonel Inf Batara Alex Bulo, S.Hub.Int., M.Hub.Int., selaku Komandan Korem (Danrem) 082/Citra Panca Yudha Jaya (CPYJ.

‎Dari data publik, beliau dikenal fokus ke 2 bidang yang kamu tanya: ketahanan pangan + cegah radikalisme. Ini rangkuman kegiatannya:

‎1. Bidang Pangan / Ketahanan Pangan

‎Danrem 082/CPYJ di bawah beliau aktif dorong program “TNI Manunggal dengan Rakyat” untuk swasembada pangan. Korem 082 wilayahnya Jatim bagian selatan yang basisnya pertanian. Kegiatannya:

‎1. Pendampingan petani + Babinsa masuk sawah: Babinsa jajaran Korem 082 rutin bantu petani mulai olah lahan, tanam, sampai panen. Targetnya jaga stok beras Jatim tetap aman.

‎2. Dukung program pemerintah: Sejalan Asta Cita “swasembada pangan”. Saat upacara Hari Lahir Pancasila 2 Juni 2025, beliau bacakan amanat soal “pembumian Pancasila di sektor ekonomi kerakyatan”. Ekonomi kerakyatan = UMKM + pertanian jadi fokus.

‎3. Gerakan tanam: Korem 082 sering gelar tanam jagung, padi, cabai bareng Pemda + Gapoktan. Tujuannya tekan inflasi pangan + jaga ketersediaan saat cuaca ekstrem.

‎‎Intinya: Babinsa “prajurit pengawal pangan”. Itu doktrin yang jalan di wilayah Bumi Pancasila.

‎2. Menekan Radikalisme / Paham Intoleran

‎Beliau sering jadi Irup & ngisi amanat soal ideologi Pancasila sebagai benteng. Poin utamanya:

‎1. Pembumian Pancasila 4 sektor: Saat Harganas 2025 beliau tegasin Pancasila harus dibumikan di pendidikan, birokrasi, ekonomi kerakyatan, dan ruang digital. Ruang digital = fokus lawan penyebaran paham radikal online.

‎2. Amanat resmi: “Dalam Pancasila kita belajar kebinekaan bukan alasan terpecah, tapi kekuatan untuk bersatu. Dari sila 1-5 menuntun bangun bangsa dengan gotong-royong, keadilan sosial, hormat martabat manusia”. Ini bentuk kontra-narasi ke paham radikal yang memecah.

‎3. Sinergi Forkopimda: Upacara 2 Juni 2025 dihadiri Wali Kota, Wakil Bupati, Forkopimda Mojokerto. Artinya Korem 082 aktif ajak Pemda + tokoh agama + tokoh masyarakat cegah bibit radikalisme dari hulu.

‎Prestasi/prinsip beliau:

‎1. Konsisten jadikan Pancasila bukan “teks normatif” tapi “jiwa bangsa, pedoman hidup, bintang penuntun”

‎2. Dorong Asta Cita, khususnya poin “memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, HAM”.

‎‎dari jejak kegiatan + arahan beliau, polanya udah kelihatan. Ini rangkuman “program jalan” Korem 082/CPYJ di bawah Kolonel Batara Alex Bulo:

‎1. Ketahanan Pangan – “Babinsa Pengawal Pangan”

‎1. Program utama: Babinsa masuk ke kelompok tani. Mulai dampingi tanam padi, jagung, cabai sampai alsintan. Target Korem 082 = jaga lumbung pangan Jatim Selatan tetap surplus.

‎2. Sinergi: Jalan bareng Dinas Pertanian, Gapoktan, Bulog. Korem 082 sering jadi motor “Gerakan Tanam Serentak” biar inflasi pangan daerah terkendali.

‎3. Visi beliau: Pas Harganas 2025 beliau sebut “ekonomi kerakyatan” sebagai 1 dari 4 sektor pembumian Pancasila. Artinya pertanian + UMKM jadi prioritas teritorial.

‎2. Tekan Radikalisme – “Pancasila Benteng Digital”

‎1. Kontra narasi: Setiap upacara/amanat, beliau selalu tekankan: “Kebinekaan bukan alasan terpecah, tapi kekuatan bersatu. Sila 1-5 = gotong-royong, keadilan sosial, martabat manusia”. Ini langsung nembak paham intoleran/radikal.

‎2. Empat (4) sektor pembumian: Fokus beliau 2025-2026 ada di “ruang digital”. Korem 082 ajak Forkopimda + tokoh agama + kampus buat cegah penyebaran paham radikal lewat medsos. Caranya: literasi digital + dialog kebangsaan.

‎3. Asta Cita: Beliau kutip poin “Memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, HAM” sebagai agenda fundamental. Jadi semua kegiatan teritorial diarahkan ke situ.

‎Prestasi/Garis Kepemimpinan

‎1. Konsisten ideologis: Dijuluki Danrem “Bumi Pancasila” karena tiap momentum nasional beliau yang jadi Irup + pembaca amanat Pancasila.

‎2. Manunggal TNI-Rakyat: Kuatkan Babinsa sebagai ujung tombak. Bukan cuma jaga keamanan, tapi juga jaga pangan + jaga ideologi di desa.

‎Julukan “Bumi Pancasila”: Korem 082/CPYJ kerap menggaungkan penguatan ideologi bernegara. Identitasnya melekat erat pada lambang satuan Citra Panca Yudha Jaya yang mencerminkan kesetiaan pada lima sila Pancasila.

‎‎Korem ini membawahi beberapa wilayah strategis di Jawa Timur melalui jajaran Komando Distrik Militer (Kodim), antara lain:

‎- Kodim 0809/Kediri

– ‎Kodim 0811/Tuban

– ‎Kodim 0812/Lamongan

‎- Kodim 0813/Bojonegoro

‎- Kodim 0814/Jombang

– ‎Kodim 0815/Mojokerto

‎Pertemuan semacam ini menunjukkan keterbukaan TNI, khususnya jajaran Korem 082/CPYJ, dalam merangkul elemen masyarakat sipil guna menjaga stabilitas keamanan dan mempertahankan ideologi bangsa di tingkat daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *