‎PERUSAHAAN PERUSAHAAN BESAR YANG MENJADI KEBANGGAAN WARGA GRESIK

“Gresik merupakan magnet investasi berskala nasional dan global berkat fasilitas industri serta logistik maritimnya. Melalui ekosistem industri yang kuat, Kabupaten Gresik mampu mempertahankan kapasitas fiskal daerah yang mandiri demi mendorong pembangunan infrastruktur publik dan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara luas.” 

Target & Realisasi 2026: Pemerintah Kabupaten Gresik menetapkan target investasi tahunan sebesar Rp30 triliun.

Capaian Semester I 2026: Hingga pertengahan tahun 2026, realisasi investasi yang masuk ke Gresik sudah menembus angka Rp11,4 triliun.

Sebagai gambaran pada tahun sebelumnya (2025), total investasi setahun penuh di Gresik menyentuh Rp29,48 triliun

Struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)Keberadaan industri secara langsung menopang pendapatan daerah melalui sektor pajak dan retribusi yang masuk ke APBD.

Berdasarkan rancangan Perubahan APBD (P-APBD) Kabupaten Gresik tahun anggaran 2026, postur kas daerah adalah sebagai berikut:

Pendapatan Daerah: Ditargetkan sebesar Rp3,1 triliun. Sekitar Rp1,5 triliun di antaranya disumbang langsung oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD), di mana sektor Pajak Daerah menyumbang bagian terbesar yaitu sekitar Rp1 triliun.

Belanja Daerah: Dialokasikan sekitar Rp3,606 triliun.

Anggaran ini didistribusikan untuk belanja operasi (seperti pelayanan publik dan gaji), belanja modal infrastruktur, serta belanja transfer ke desa.

Selisih antara pendapatan dan belanja ditutupi melalui pembiayaan dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya.

‎

‎Media www.rajawalisiber.com – Sebagai salah satu wilayah penopang industri terbesar di Jawa Timur, Kabupaten Gresik menjadi basis operasi bagi berbagai perusahaan manufaktur berskala besar (nasional maupun multinasional). Berikut adalah nama-nama perusahaan manufaktur besar tertentu di Gresik yang dikelompokkan berdasarkan sektor industrinya,

‎Sektor Pupuk & Bahan Kimia PT Petrokimia Gresik: Produsen pupuk terlengkap dan terbesar di Indonesia yang menyuplai kebutuhan sektor pertanian nasional.

‎‎- PT Petrokimia Kayaku: Anak perusahaan Petrokimia Gresik yang memproduksi bahan kimia pertanian seperti pestisida dan produk agrokimia lainnya. PT Petro Oxo Nusantara (PON),

‎‎- Perusahaan pionir produsen 2-Ethyl Hexanol (2EH) dan bahan kimia industri lainnya di Asia Tenggara.

‎- Sektor Smelter, Logam & Pengolahan Mineral PT Freeport Indonesia (Smelter Manyar).

‎*Fasilitas pemurnian tembaga single-line terbesar di dunia yang terletak di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE.

‎‎- PT Smelting: Pabrik peleburan dan pemurnian tembaga pertama di Indonesia yang memproduksi katoda tembaga.

‎- PT Hailiang Nova Material Indonesia: Industri besar manufaktur copper foil (lembaran tembaga) yang digunakan sebagai komponen baterai kendaraan listrik.

‎‎*Sektor Bahan Bangunan & Semen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG):

‎‎- Pabrik semen milik negara (BUMN) yang fondasi sejarahnya berakar dari pabrik Semen Gresik.

‎‎- PT Waskita Beton Precast Tbk: Produsen beton cetak (precast) besar yang memasok kebutuhan infrastruktur nasional, berlokasi di kawasan JIIPE

‎‎*Sektor Makanan, Minuman & FMCG PT Karunia Alam Segar (KAS):

‎‎- Bagian dari Wings Group, pabrik raksasa ini merupakan produsen mi instan terkemuka (seperti merek Mie Sedaap).

‎‎- PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (Sari Roti): Produsen roti massal terbesar di Indonesia yang mengoperasikan salah satu pabrik modernnya di wilayah Manyar.

‎- PT Kelola Mina Laut (KML Food): Industri pengolahan makanan beku (frozen food) berbasis hasil laut dan pertanian dengan jangkauan ekspor global.

‎‎- PT Mega Global Food Industri (Kokola Group): Produsen biskuit dan wafer skala besar yang produknya didistribusikan ke pasar nasional hingga internasional

‎*Kawasan Industri Gresik Secara resmi, pengelola kawasan ini tidak merilis angka dinamis tunggal yang mencakup pergantian penyewa tahunan, tetapi secara akumulatif terdapat sekitar 50 hingga 60 perusahaan industri (investor/tenant) yang aktif menempati lahan seluas 140 hektar di PT Kawasan Industri Gresik (KIG)

‎‎Seluruh lahan industri utama di kawasan ini dinyatakan telah terjual habis (sold out) sejak tahun 2012, sehingga jumlah perusahaan cenderung stabil. Area yang tersisa saat ini difokuskan oleh pengelola untuk penyewaan bangunan pabrik siap pakai (Standard Factory Building), pergudangan, dan pusat bisnis.

‎Karakteristik Perusahaan di KIG Sesuai dengan basis pembentukannya—yang merupakan proyek kerja sama antara PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dan PT Petrokimia Gresik, para tenant di dalam KIG didominasi oleh industri pendukung kedua sektor tersebut. Sektor-sektor industri yang beroperasi di KIG meliputi:

‎‎- Industri Kimia dan Pupuk: Seperti PT Eterindo Nusa Graha dan PT Petrokimia Kayaku. Industri Pengolahan Makanan & Hasil Laut:

‎‎- Salah satu yang terbesar adalah pabrik ekspor PT Kelola Mina Laut.

‎‎- Industri Plastik & Kemasan: Seperti PT Bumimulia Indah Lestari.

‎‎- Industri Konstruksi & Bahan Bangunan: Berbagai vendor beton, logistik, manufaktur baja ringan, dan kontraktor bangunan.

‎‎*Maspion Industrial Estate (MIE) yang terletak di Manyar, Gresik memiliki 36 perusahaan industri (tenants) aktif yang terdaftar resmi berdasarkan data manajemen pengelola kawasan

‎Pembagian Perusahaan di Kawasan Industri Maspion Berdasarkan data profil tenant resmi dari PT Maspion Industrial Estate, para pelaku industri di kawasan ini terbagi seimbang menjadi dua kategori utama:

‎Perusahaan Domestik (Nasional): Terdiri dari 17 perusahaan.

‎- Beberapa nama besarnya antara lain: PT Indal Steel Pipe:

‎‎- Manufaktur pipa baja bagian dari Maspion Group.

‎‎- PT The Master Steel MFG: Industri manufaktur baja dan besi struktural skala besar.

‎‎- PT Saka Indonesia Pangkah Ltd: Perusahaan energi minyak dan gas bumi (Oil & Gas).

– PT Maspion Energy Mitratama: Depot penyimpanan gas elpiji (LPG)

‎‎*Perusahaan Asing & Mitra Patungan (Internasional):

Terdiri dari 19 perusahaan multinasional yang berasal dari berbagai negara. Beberapa nama besarnya antara lain:

‎‎- PT Cargill Indonesia: Raksasa industri pengolahan kakao dan cokelat asal Amerika Serikat (USA).

‎‎- PT TPC Indo Plastic & Chemicals: Produsen resin PVC terkemuka asal Thailand.

– PT Jindal Stainless Indonesia:

‎- Produsen baja tahan karat (stainless steel) terkemuka asal India.

‎‎- PT Air Products Indonesia: Industri penyedia gas dan bahan kimia industri asal Amerika Serikat.

‎‎- Petronas Carigali: Stasiun penerima gas alam milik BUMN migas asal Malaysia

‎Kawasan ini sangat diminati oleh industri berat dan kimia karena dilengkapi dengan dermaga pelabuhan (Jetty) mandiri seperti PT Siam Maspion Terminal dan tangki penyimpanan bahan kimia terintegrasi untuk memudahkan aktivitas ekspor-impor bahan baku

‎‎Perusahaan-perusahaan yang memiliki dermaga pelabuhan khusus di Gresik, baik berupa Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) maupun Terminal Khusus (Tersus), adalah korporasi raksasa berskala nasional hingga multinasional dengan nilai investasi triliunan rupiah.

‎Kepemilikan dermaga mandiri ini didorong oleh volume logistik mereka yang sangat masif (mencapai jutaan ton kargo per tahun) yang tidak mungkin lagi ditampung oleh pelabuhan umum.

‎*Skala besar operasional mereka dapat dipetakan sebagai berikut.

‎‎- PT Petrokimia Gresik (BUMN) Skala & Fasilitas Pelabuhan:

‎Mengoperasikan salah satu TUKS pelabuhan curah terbesar dan terpanjang di Indonesia.

‎Dermaga ini memiliki fasilitas bongkar muat khusus untuk bahan kimia cair dan logistik pupuk padat.

‎Prestasi Internasional: TUKS Petrokimia Gresik menjadi pelabuhan curah pertama di Indonesia yang meraih penghargaan internasional Green Port Award System (GPAS) dari APEC Port Service Network (APSN) atas manajemen kepelabuhanan yang ramah lingkungan.

‎Volume: Menangani jutaan ton bahan baku impor (seperti batuan fosfat dan sulfur) serta distribusi pupuk ke seluruh komoditas pertanian nasional setiap tahunnya.

‎‎*PT Maspion Group melalui PT Siam Maspion Terminal (SMT) Skala & Fasilitas Pelabuhan:

‎Merupakan perusahaan patungan (Joint Venture) antara Maspion Group dengan SCG Chemicals asal Thailand.

‎Mereka mengoperasikan dermaga jetty khusus untuk melayani kebutuhan ekspor-impor bahan kimia cair, gas, serta logistik curah bagi puluhan pabrik di Kawasan Industri Maspion

‎Ekspansi Raksasa: Maspion Group juga berkolaborasi dengan raksasa logistik global DP World Dubai untuk membangun East Java Container Terminal di Gresik.

‎‎Ini akan menjadi salah satu terminal peti kemas modern terbesar di Jawa Timur guna mendukung perdagangan internasional secara langsung.

‎*PT Berlian Manyar Sejahtera (BMS) – Pelabuhan KEK JIIPE Skala & Fasilitas Pelabuhan: Merupakan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) hasil kolaborasi antara PT AKR Corporindo Tbk dan Pelindo.

‎Pelabuhan JIIPE ini dirancang sebagai pelabuhan terintegrasi terdalam di Jawa Timur dengan kedalaman kolam mencapai -16 meter LWS.

‎Kapasitas Kapal: Dengan spesifikasi sedalam itu, dermaga sepanjang total 6.200 meter ini sanggup menyandarkan kapal-kapal raksasa berbobot hingga 150.000 DWT (kapasitas muatan internasional).

‎‎Volume Target: Dermaga khusus ini disiapkan untuk menangani arus kargo komoditas ekspor-impor dan hilirisasi mineral (seperti pasokan logam batubara dan konsentrat tembaga PT Freeport Indonesia) dengan kapasitas hingga 6 juta Metrik Ton (MT) per tahun

‎*PT Semen Indonesia (Persero) Tbk – SIG Skala & Fasilitas Pelabuhan:

‎Memiliki jaringan dermaga TUKS khusus semen curah dan pengemasan yang legendaris di pesisir Gresik kota.

‎Fungsi Utama: Digunakan khusus untuk mengapalkan semen dan produk turunannya dari pabrik menuju berbagai pulau di Indonesia serta pasar ekspor secara efisien tanpa terkendala antrean pelabuhan umum

‎Keberadaan dermaga swasta dan khusus berskala raksasa inilah yang membuat rantai pasok logistik di Gresik sangat mandiri dan efisien, menjadikannya salah satu pusat pertumbuhan industri manufaktur terkuat di Indonesia.

‎*‎PT Wilmar Nabati Indonesia merupakan salah satu anak perusahaan utama di bawah naungan Wilmar International Limited, grup perusahaan agribisnis multinasional terkemuka dunia yang berkantor pusat di Singapura. Sebagai produsen dan eksportir produk turunan kelapa sawit terbesar di Indonesia, perusahaan ini beroperasi dengan standar internasional yang didukung oleh ekosistem rantai pasok terintegrasi secara hulu ke hilir.

‎‎Induk Perusahaan, Wilmar International Limited Sektor Bisnis:

‎Agribisnis (pengolahan minyak sawit, laurat, produk konsumen, lemak khusus, oleokimia, dan biodiesel)Jangkauan Pasar: Global (lebih dari 50 negara, dengan fokus manufaktur di Indonesia, Malaysia, China, India, dan Eropa)

‎‎Skala Operasional: Didukung oleh lebih dari 160 pabrik dan sekitar 67.000 karyawan di jaringan global induknya.

‎‎*PT Wilmar Nabati Indonesia mengoperasikan pabrik-pabrik berskala besar (mega-refinery) di lokasi-lokasi strategis Indonesia, seperti di Gresik (Jawa Timur), Dumai (Riau), dan Medan (Sumatera Utara). Fasilitas modern yang mereka miliki meliputi.

‎‎Infrastruktur Logistik & Pelabuhan Mandiri: Pabrik mereka berada di area pelabuhan strategis dan terintegrasi dengan fasilitas dermaga bertaraf internasional. Dermaga ini dirancang khusus untuk mampu menyandarkan kapal-kapal kargo besar (daya angkut mencapai 30.000 MT) untuk kebutuhan ekspor langsung ke seluruh dunia.

‎Fasilitas Tangki Timbun (Storage Tanks): Memiliki kapasitas tangki penyimpanan minyak sawit mentah (CPO) raksasa hingga belasan ribu metrik ton untuk menjaga kesinambungan pasokan produksi.

‎*Kompleks Pabrik Pengolahan (Refinery & Processing Plants):

‎Fasilitas pabrik yang menerapkan teknologi tinggi untuk menjalankan proses agribisnis kompleks seperti:

‎‎- Divisi Lemak Pangan (Edible Oil): Mencakup departemen pemurnian (refinery), fraksinasi, pabrik penghancur biji sawit (palm kernel crushing), hingga pengemasan produk konsumen (consumer pack plant).

‎- Divisi Oleokimia & Energi: Fasilitas canggih untuk memproses produk turunan non-pangan, seperti pabrik asam lemak (fatty acid), lemak alkohol (fatty alcohol), hingga esterifikasi untuk pembuatan biodiesel skala besar.

‎‎- Sistem Manajemen K3 Terintegrasi: Mengingat operasional manufaktur menggunakan bahan kimia dan suhu tinggi, seluruh fasilitas dilengkapi dengan sistem keselamatan proses (Process Safety) berstandar internasional yang ketat.

‎- Merek Produk Global & Domestik: Fasilitas hilirisasi mereka sukses melahirkan merek minyak goreng dan kebutuhan pangan populer di pasar domestik maupun internasional, seperti Sania dan Fortune.

‎Melalui keunggulan fasilitas logistik maritim, kapasitas penyimpanan yang masif, serta teknologi pemurnian modern, PT Wilmar Nabati Indonesia berhasil mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain utama pengolahan kelapa sawit dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *